Ratusan Pengunjung Padati Book Fair Sukoharjo di Gedung Budi Sasono

Ratusan Pengunjung Padati Book Fair Sukoharjo di Gedung Budi Sasono

60

Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani
MEMILIH—Beberapa siswa sedang melihat-lihat buku yang dipajang di salah satu stan dalam acara Book Fair di Gedung Budi Sasono mulai 2-8 Mei 2017.

SUKOHARJO—Dalam rangka mewujudkan gerakan membaca masyarakat, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sukoharjo menghelat agenda book fair atau pasar buku di Gedung Budi Sasono. Pameran tersebut dilaksanakan selama seminggu berturut-turut mulai 2-8 Mei 2017.

Ketua Panitia Book Fair, Santoso Ramelan mengatakan bahwa pameran tersebut diikuti 45 stan yang datang dari berbagai wilayah.

Kegiatan tersebut sebagai partisipasi aktif untuk meningkatkan kecerdasan, branding dalam dunia buku, serta ajang komunikasi dan hiburan. Tidak hanya membahas tentang buku saja, namun juga ada workshop penulisan, lomba mewarnai dan pemilihan dai cilik.

“Kali ini kami mengambil tema Buku Dulu Baru Kamu, Baca Dulu Baru Tahu. Artinya adalah mengajak masyarakat untuk selalu gemar membaca buku. Karena buku adalah jendela dunia,” ungkapnya, Rabu (3/5/2017).

Baca Juga :  Polres Sukoharjo Bagikan 347 Paket Zakat

Santoso mengatakan dalam sehari ada sekitar 300 pengunjung yang datang ke pameran yang dibuka mulai pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB tersebut.

Terlebih, sudah ada kerja sama dengan beberapa pihak sekolah untuk melakukan acara kunjungan siswa ke pameran tersebut.

“Selain siswa, masyarakat sekitar pun juga banyak yang datang. Karena selain stan buku, kami juga hadirkan stan pendukung seperti makanan, sepatu sandal, dan obat tradisional,” ulasnya.

Salah satu penjaga stan buku, Bano mengaku, dalam dua hari dihelat, pengunjung ramai mendatangi pameran.

Baca Juga :  Fasilitas Pos Pengamanan Lebaran di Sukoharjo Komplet Plus AC

Ia yang menjual buku tentang pendidikan mengaku sudah menyiapkan harga khusus selama pameran. “Harga sudah lebih murah dari biasanya. Ada sekitar lima pembeli dalam sehari,” ujarnya.

Salah seorang pengunjung pameran, yang juga siswa kelas XI SMAN 3, Arsinta Winahyu mengaku memang sudah berniat berkunjung ke pameran dengan teman-temannya usai pulang sekolah.

Ia pun sudah berencana untuk membeli buku karena mengetahui harga yang lebih murah dari pasaran.

“Buku yang saya inginkan sudah langsung saya beli. Tapi malah bingung karena tambah banyak buku yang ingin dibeli soalnya harganya lebih murah daripada di toko,” ujarnya.

Dynda Wahyu Wardhani

BAGIKAN