JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Rudy Ingin Gedung Lama Bank Indonesia Jadi Museum

Rudy Ingin Gedung Lama Bank Indonesia Jadi Museum

21
BAGIKAN
Joglosemar/Dok

SOLO – Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo berharap gedung lama Bank Indonesia (BI) Solo bisa dijadikan museum atau galeri.

Pasalnya gedung yang berada di Jalan Janderal Sudirman (Jensud) merupakan bangunan cagar budaya (BCB) yang bisa dimanfaatkan publik.

Walikota mengungkapkan gedung tersebut bisa dimanfaatkan sebagai ruang pamer yang memperkenalkan uang rupiah yang ada di Indonesia.

“Sangat disayangkan jika itu tidak dimanfaatkan untuk museum sebagai pengingat sejarah berdirinya BI. Maka anak cucu kita ke depan akan lupa dan tidak tahu, apalagi bangunannya itu bersejarah,” terang Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan, Jumat (5/5/2017).

Lebih lanjut Rudy mengatakan hal itu akan sejalan dengan penataan Balaikota sebagai kawasan publik, di mana akan dilakukan pembongkaran pagar.

“Rencanakan pagar Balaikota akan dibongkar dan dibuka total, jadi nanti akan terlihat jelas dari kawasan Jensud. Itu nanti BI akan menyesuaikan menjadi museum,” imbuhnya.

Bahkan kawasan Jensud juga akan ditata mulai dari Bundaran Air Mancur Gladag sampai Tugu Pamandengan depan Kantor Balaikota. Nantinya aspal Jalan Jensud akan diganti dengan batu granit atau paving yang bagus.

Untuk bundaran air mancur nanti akan digeser lebih ke barat di sekitar Patung Slamet Riyadi. Jadi nanti dari arah Keraton Kasunanan Surakarta yang bisa dilihat langsung itu hanya Tugu Pamandengan saja.

“Itu DED sudah dibuat tinggal pelaksanaannya saja. Nanti kawasan Jensud bisa menjadi plasa besar dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara menyatakan belum dapat memberikan kepastian kapan gedung lama BI akan dijadikan museum.

“Kalau museum BI sudah ada di Jakarta. Kita akan lihat dulu beberapa aset di daerah-daerah yang berpotensi untuk dimanfaatkan,” pungkasnya.

#Ari Welianto