JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Rusunawa Mojosongo Rampung, Warga Solo Bisa Mendaftar

Rusunawa Mojosongo Rampung, Warga Solo Bisa Mendaftar

230
BAGIKAN
Joglosemar|MAksum Nur Fauzan
ilustrasi rusunawa

SOLO – Pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) Mojosongo rampung. Rusunawa yang berdiri di tanah hak pakai (HP) 19 Pemkot ini akan diperuntukkan bagi masyarakat umum.

Sebelumnya rusunawa yang dibangun dengan dana pemerintah pusat ini akan digunakan untuk menampung warga bantaran Kali Anyar yang terkena proyek pengendalian banjir bendung karet.

“Sepertinya itu tidak akan diperuntukkan untuk warga bantaran yang kena proyek pengendalian banjir Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS). Itu dibuka untuk umum kalau ada yang ingin menempati rumah susun,” terang Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Surakarta, Agus Djoko Witiarso kepada wartawan akhir pekan lalu.

Total ada sekitar 400 kepala keluarga (KK) yang terkena dampak tiga proyek pengendalian banjir di Solo.

Sedangkan rusunawa yang sudah ada dan siap ditempati hanya ada 74 unit kamar saja. “Warga yang ber-KTP Solo ingin menempati rusunawan silahkan bisa mendaftar ke Pemkot,” paparnya.

Nantinya untuk warga bantaran yang terkena proyek pengendalian banjir akan dipindahkan dengan pola relokasi seperti relokasi warga bantaran Bengawan Solo.

Untuk lokasi relokasi akan diserahkan sepenuhnya ke warga dengan membentuk kelompok kerja (pokja) guna memilih lahan sesuai standar harga.

“Itu harus segera dipindahkan. Karena jika tidak akan menghambat proyek pengendalian banjir yang sudah dikerjakan,” katanya.

Diakuinya, jika rusunawa di HP 19 Mojosongo sudah siap ditempati. Hanya saja bangunan tersebut belum diserahkan Pemerintah Pusat ke Pemkot.

Sementara itu Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Sewa Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Surakarta, Toto Jayanto menyatakan pengisian penghuni rusunawa masih belum ditentukan.

“Yang di HP 19 sudah rampung dengan tipe 24 sedangkan yang di HP 20 masih proses pengerjaan dengan tipe 30. Itu tinggal menunggu penyerahannya saja baru dilakukan pendaftaran untuk penempatan,” tandasnya.

Ari Welianto