JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Internasional Sam Allardyce Pilih Akhiri Karir di Dunia Sepak Bola

Sam Allardyce Pilih Akhiri Karir di Dunia Sepak Bola

26
Sam Allardyce. Foto : dok Joglosemar

LONDON – Manajer Crystal Palace, Sam Allardyce telah mengumumkan bahwa telah pergi dari klub dan pensiun dari dunia sepakbola.

Allardyce mengumumkan keputusannya itu dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Selasa (23/5/2017) waktu setempat, menggambarkan kepergiannya sebagai “keputusan yang mudah.”

Kepergian pria 62 tahun dari Selhurst Park itu setelah lima bulan dia di tunjuk sebagai penerus Alan Pardew di Palace.

Mantan pelatih timnas Inggris, Allardyce mengatakan ini adalah “waktu yang tepat” untuk mengundurkan diri meskipun telah memimpin Palace untuk berjuang di Liga Premier, setelah mengoleksi kemenangan yang mencolok dari Arsenal, Chelsea, dan Liverpool.

“Dalam beberapa hal, ini adalah keputusan yang sulit untuk dibuat tetapi tapi dalam hal lainnya ini menjadi keputusan yang mudah,” jelas Allardyce dalam pernyataannya, seperti dilansir Soccerway, Rabu (24/5/2017).

“Aku akan selalu berterimakasih pada Crystal Palace dan (Petinggi tim) Steve Parish untuk memberikanku kesempatan memimpin dan membantu tim agar bertahan di Liga Premier.”

“Tapi inilah waktunya, ketika kamu harus memutuskan apa yang akan kamu lakukan dalam hidupmu dan itulah bagian mudah bagiku.”

“Aku ingin menikmati hidup sementara aku masih relatif muda dan ketika aku cukup sehat untuk melakukan semua hal yang aku inginkan, seperti berjalan-jalan, menghabiskan banyak waktu dengan keluarga dan cucu tanpa tekanan yang besar yang datang saat menjadi pelatih sepakbola.”

“Ini adalah waktu yang tepat untukku. Aku tidak punya ambisi untuk bekerja lagi. Aku hanya mau menikmati semuanya yang kamu tidak bisa benar-benar menikmatinya  dengan permintaan 24/7 dari melatih berbagai klub, apalagi di Liga Premier.”

“Aku ingin berterimakasih atas semua pesan dan dukungannya sejak berita ini menyebar. Aku sudah tidak ragu-ragu lagi, aku akan merindukan menjadi pelatih tapi tentunya aku tidak menyesal atas keputusanku ini.”

Pada awalnya Allardyce berjuang untuk membuat dampak di Selhurst Park, tetapi saat Patrick van Annholt mencetak satu-satunya gol kemenangan 1-0 di kandang Middlesbrough pada 25 Februari ini membuat langkah yang menjamin posisi klub di Liga Premier.

Palace memenangkan 4 laga berturut-turut, mengalahkan pemuncak klasemen, Chelsea 2-1 di Stamford Bridge.

Anak asuhan Allardyce melanjutkan kemenangan itu saat mengalahkan Arsenal 3-0 di Selhurt Park dan kemenangan 2-1 di Anfield, sebuah hasil yang berhasil mengamankan posisi mereka, meskipun demikian Palace kemudian kalah 3 kali berturut-turut di Liga tanpa mencetak satu gol pun.

Bagaimanapun juga, kemenangan 4-0 lawan Hull City dalam sisa 2 laga terakhir di liga, memastikan Palace berkompetisi di musim 2017-18 mendatang.

Mantan pelatih Bolton Wanderers, Newcastle United, and Blackburn Rovers, Allardyce  merupakan pelatih Liga Premier yang belum sama sekali terdegradasi, melatih timnas Inggris hanya dalam 67 hari sebelum dipecat menurut pemberitaan media.

Mendapatkan kesempatan untuk melatih pasukan 3 singa (The Three Lions) setelah melatih Sunderland di musim sebelumnya, Allardyce mengambil alih satu laga untuk pasukan 3 singa (The Three Lions), kemenangan tandang 1-0 atas Slovakia, yang dicetak oleh Adam Lallana.

Sandi Lathunusa

BAGIKAN