JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Sebut Kata “Polisi”, Status FB Tersangka Narkoba di Sragen Ini Bikin Geger...

Sebut Kata “Polisi”, Status FB Tersangka Narkoba di Sragen Ini Bikin Geger Medsos

2797
Screenshoot status di akun FB milik Dwi Aprianto yang menjadi perbincangan di kalangan netizen Sragen beberapa hari terakhir. Foto/Istimewa

SRAGEN– Dunia media sosial (Medsos) di Sragen kembali digegerkan dengan kemunculan status dari akun Facebook (FB) yang menyangkut institusi kepolisian. Status FB yang beredar luas dan menjadi perbicangan dunia medsos baik FB maupun Whatsapp (WA) dalam dua hari terakhir itu diketahui muncul dari akun Dwi Aprianto Karuniawan alias Iwan (36).

Informasi yang dihimpun Joglosemar, status yang bikin geger itu ditulis Iwan pada tanggal 19 Mei pukul 14.52 WIB. Dalam laman FB-nya, ia menuliskan status yang intinya meminta maaf dan menyesali semua kejadian yang menimpanya.

Di alinea kedua dia juga menuliskan “Dengan ini saya akhirnya memutuskan untuk tidak akan bermain api lagi dalam lingkaran setan (polisi, bandar, pengguna/korban). Sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak yang menyayangi, perhatian dan mencintai saya dan mengucapkan selamat kepada lawan” politik saya “kalian kali ini menang”. Terima kasih. Salam hormat saya selalu….

Munculnya kata “polisi’ di deretan yang disebut lingkaran setan itulah yang belakangan memicu reaksi dari netizen dan sejumlah pihak yang membaca screenshoot status Iwan tersebut. Dalam waktu sekejap, status itu menjadi buah bibir dan perbincangan di kalangan masyarakat hingga pejabat.

“Saya tahunya juga dapat kiriman dari grup WA. Ada status FB yang menulis lingkaran setan tapi di dalamnya ada kata polisi. Ini yang lagi rame dibicarakan dan sudah menyebar kemana-mana,” ujar JO, salah satu warga di Sragen Kota, kepada wartawan, Minggu (21/5/2017).

Mantan calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Sragen 2014 dari partai Nasdem itu memang masih ditahan di Polres setelah ditangkap kasus narkoba Jumat (19/5/2017) petang oleh Tim Satres Narkoba. Dia ditangkap karena membawa satu paket sabu dan peralatan hisap atau bong.

Sejumlah personel Polres Sragen juga mengaku sudah mendapat screenshoot status FB tersebut. Namun rata-rata mengaku enggan berkomentar dan memilih menyerahkan penanganan kasusnya yang saat ini masih ditangani Satres Narkoba dan Reskrim.

Termasuk Kasubag Humas Polres, AKP Saptiwi membenarkan juga sudah mendapat kiriman screenshoot status Iwan tersebut. Namun ia juga enggan berkomentar. “Biar Pak Kasat dan Pak Kapolres saja,’ katanya. Wardoyo

BAGIKAN