JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Sejumlah Kepala OPD di Sragen Terancam Dimutasi

Sejumlah Kepala OPD di Sragen Terancam Dimutasi

220
BAGIKAN
ilustrasi

SRAGEN – Refleksi setahun perjalanan pemerintahan Yuni-Dedy Rabu (4/5/2017) kemarin juga mengupas sisik melik kinerja PNS dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sragen.

Selain mengakui ada beberapa OPD yang berhasil, mereka juga menyampaikan peluang untuk dilakukan mutasi kembali terhadap sejumlah PNS dan Kepala OPD yang selama ini terdeteksi berkinerja buruk.

Bupati mengatakan, sebenarnya dalam penataan SOTK awal 2017 lalu, pihaknya sudah berusaha menempatkan PNS dan pejabat berlandaskan prinsip the right man on the right place.

Akan tetapi, dari hampir enam bulan perjalanannya, ia tak memungkiri ada beberapa OPD yang belum bisa menunjukkan kinerja seperti yang diharapkan.

Hal itu dilihat dari beberapa indikator. Selain indikator juga dari serapan anggaran. Beberapa pimpinan OPD itu juga dianggap kurang komunikatif serta lamban dalam menjalankan rancangan program yang sudah direncanakan.

“Ada beberap OPD yang tidak perform. Serapan anggaran salah satunya, tapi ada beberapa pertimbangan, salah satunya lebih ke performance kinerja,” paparnya didampingi Wabup.

Secara khusus, Yuni juga mengakui memang ada penempatan yang tidak tepat saat mutasi kemarin. Terutama PNS yang ditempatkan di tempat lain di luar background pendidikannya.

Menurutnya, waktu enam bulan berjalan, menjadi saat yang pas untuk melakukan evaluasi. Bahkan, ia menyebut tidak menutup kemungkinan akan dilakukan mutasi kembali terutama pimpinan OPD maupun PNS yang tidak mampu bekerja sesuai dengan tupoksi programnya.

“Baik di level eselon IV, III dan II. Semua nanti akan kita evaluasi,” jelasnya. Wabup Dedy menguraikan selain tolok ukur di atas, kinerja OPD juga dilihat dari inovasi yang sudah dihasilkan. Ia menilai ada beberapa OPD yang sudah menelurkan inovasi seperti Dispendukcatpil, namun ada pula sejumlah OPD yang belum.

Mengingat sudah ada pakta integritas yang ditandatangani mereka, ia menegaskan jika dalam enam bulan tidak bisa dibenahi, maka pihaknya tak segan melakukan mutasi. Terlebih sejak awal, seluruh OPD sudah dicanangkan program satu OPD satu inovasi.

“Berapa jumlah OPD itu, akan kita sampaikan kalau sudah ada mutasi,” tukasnya.

Wardoyo