JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Nasional Setelah Jadwal Super Padat, Kini Rumput Stadion Manahan Mulai Dimanja

Setelah Jadwal Super Padat, Kini Rumput Stadion Manahan Mulai Dimanja

387
BAGIKAN
Perwakilan Federasi sepak bola Asia atau AFC, Bryan See Mei Chat (depan) melakukan verifikasi di Stadion Manahan Solo, beberapa waktu lalu. Foto: Joglosemar/Maksum Nur Fauzan

SOLORumput Stadion Manahan sudah kembali seperti sedia kala setelah beberapa waktu “tertekan” akibat banyaknya pertandingan sepakbola di stadion kebanggaan wong Solo itu.

Kurang lebih selama sepekan, pihak pengelola melakukan perawatan intensif rumput Stadion yang berkapasitas sekitar 23.000 ribu penonton ini.

Sebenarnya beberapa waktu kemarin, kompetisi ajang Liga 2, Liga 3 dan Piala Soeratin 2017 masih bergulir, namun karena kawasan Stadion dipakai kegiatan nasional, sehingga pertandingan tiga ajang tersebut berpindah di Stadion Sriwedari.

Di waktu itulah, pihak pengelola mulai melakukan perawatan. Pasalnya, akibat padatnya jadwal, dua penggawa Persis Solo, yakni Tri Handoko dan Akbar Riansyah menjadi tumbal. Keduanya mengalami cedera, akibat permukaan tanah yang tidak rata.

“Selain struktur tanah yang tidak rata, banyak rumput liar yang tumbuh. Kalau penyiraman rutin hampir setiap hari dua kali,” jelas salah seorang pengelola Stadion Manahan, Didik kepada Joglosemar, Senin (22/5/2017).

Kini Stadion Manahan siap kembali digunakan, baik latihan maupun pertandingan resmi.

Namun tampaknya untuk pertandigan resmi masih harus menunggu hingga bulan Juli mendatang, mengingat saat ini kompetisi sedang libur untuk bulan Ramadan.

Selain itu, ketika ditanya terkait rencana Timnas Indonesia U-22 yang akan melakukan uji coba melawan Yordania di Solo, Didik mengakui sudah mendengar kabar tersebut.

Malahan, dari pihak PSSI sudah ada yang melakukan komunikasi dengan pihak pengelola. Namun, entah mengapa sampai saat ini belum ada kabar lebih lanjut.

“Dahulu rencananya akan main di Solo, pada 21 Mei, namun entah mengapa sampai saat ini tak ada kabar,” katanya.

 Raditya Erwiyanto