Siswa SMP Muhammadiyah 5 Kunjungi Museum Batik Danar Hadi

Siswa SMP Muhammadiyah 5 Kunjungi Museum Batik Danar Hadi

18
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
MENGUNJUNGI MUSEUM BATIK – Siswi SMP Muhammadiyah 5 Surakarta mengamati kain batik saat melakukan kunjungan ke Museum Batik Danar Hadi, Senin (8/5). Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengenalkan siswa tentang sejarah batik dan juga menunjukkan motif-motif batik kuno yang menjadi koleksi museum.

Keberadaan Museum Batik Danar Hadi yang berada di Jalan Slamet Riyadi Solo memang sudah terkenal. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga hingga ke mancanegara.

Koleksi berupa batik kuno dari pemiliknya yaitu Santosa Doellah menjadi salah satu daya tariknya. Hal ini membuat puluhan siswa SMP Muhammadiyah 5 Sur

akarta yang berkunjung ke dalam museum tersebut takjub melihat isinya.

Sebelum masuk ke museum, petugas memberikan penjelasan terkait dengan sejarah berdirinya Museum Batik Danar Hadi. Petugas museum yang bernama Afifah ini memberikan penjelasan tata tertibnya.

“Nanti kalau adik-adik semua sudah masuk ke dalam museum, dilarang memegang koleksi kain batik. Ini dikarenakan tangan kita yang ada keringatnya dikhawatirkan bisa merusak kain batik yang umurnya sudah puluhan tahun dan masih menggunakan pewarna alam,” kata Afifah.

Baca Juga :  Akhirussanah Angkatan XIV Tahun 2016/2017 SDIT Nur Hidayah

Dengan dipandu oleh petugas museum tersebut, para siswa menyusuri sudut demi sudut ruangan museum. Salah satu siswa kelas 7C program khusus (PK) mengaku, pertama kali berkunjung ke Museum Batik Danar Hadi.

“Baru pertama kali ini masuk ke museum. Saya benar-benar takjub dengan koleksi yang ada. Dan suatu saat saya berharap bisa mengunjungi museum ini lagi,” ujar Haekal disela-sela kunjungan, Senin (8/5/2017).

Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
MENGUNJUNGI MUSEUM BATIK – Siswi SMP Muhammadiyah 5 Surakarta mengamati kain batik saat melakukan kunjungan ke Museum Batik Danar Hadi, Senin (8/5). Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengenalkan siswa tentang sejarah batik dan juga menunjukkan motif-motif batik kuno yang menjadi koleksi museum.

Haekal pun mengaku dapat pengetahuan baru setelah berkunjung ke museum. “Iya jadi tahu koleksi batik zaman dulu,” imbuhnya.

Sementara itu, Guru SMP Muhammadiyah 5 Surakarta, Elly Purnomo, mengatakan kegiatan ini dalam rangka Outing Class program pembelajaran siswa PK SMP Muhammadiyah 5 Surakarta. “Yang mengikuti kegiatan ini adalah siswa Kelas 7 PK yang jumlahnya mencapai 67 siswa,” ujar Elly.

Baca Juga :  Akhirussanah Angkatan XIV Tahun 2016/2017 SDIT Nur Hidayah

Elly menambahkan, Outing Class dengan kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum seni dan budaya.

Pihak sekolah berharap melalui kunjungan ini siswa bisa memperoleh pengetahuan tentang batik dari zaman dulu yang dikoleksi oleh Museum Batik Danar Hadi. Kemudian siswa diharapkan juga bisa mengetahui proses pembuatan batik.

“Supaya tahu motif batik itu apa saja, lalu bagaimana pembuatannya dan tentunya untuk mengenalkan bahwa batik ini merupakan warisan leluhur yang harus dilestarikan,” pungkas Elly.

Dwi Hastuti

BAGIKAN