JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Soal Nasib Lelang 29 Proyek Jalan di Sragen, DPRD Dukung Keputusan Bupati

Soal Nasib Lelang 29 Proyek Jalan di Sragen, DPRD Dukung Keputusan Bupati

383
BAGIKAN
JALAN RUSAK- Sebuah memedi jalan terlihat berada di jalur Ring Road Selatan Sragen yang kondisinya rusak parah dan banyak menimbulkan kecelakaan, Selasa (9/5). Foto : Wardoyo

SRAGEN — DPRD Sragen menyatakan masih menunggu keputusan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan bupati terkait kelanjutan nasib lelang 29 proyek jalan APBD 2017 yang hingga kini masih terkatung-katung.

Kendati demikian, mereka sangat berharap agar bupati dan kepala DPU segera mengambil keputusan, sehingga proses pembangunan 29 ruas jalan itu bisa secepatnya dikerjakan.

“Apapun keputusan bupati apakah akan dilanjutkan proses lelang yang sudah diumumkan pemenangnya atau akan dilakukan lelang ulang, DPRD secara prinsip mendukung. Bagi kami yang penting segera ada keputusan dan perbaikan jalan segera dimulai. Itu saja,” kata Ketua DPRD Sragen Bambang Samekto, Minggu (21/5/2017).

Ia kembali menegaskan, DPRD memang sangat berharap polemik lelang 29 paket jalan itu bisa segera dituntaskan. Pasalnya, jika terus berlarut-larut maka akan menghambat serapan anggaran, serta memperparah kondisi kerusakan jalan.

Menurutnya, legislatif juga tak bisa mendiamkan masalah itu lantaran anggaran itu sebenarnya sudah digedok sejak akhir Desember 2016.

Terlebih saat ini masyarakat sudah banyak mengeluh dan mempertanyakan perbaikan jalan yang tak kunjung dimulai.

Terpisah, Kabag Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) Sragen Tedy Rosanto menyampaikan, sesuai hasil konsultasi ke Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), pihaknya akan segera melakukan kajian dan evaluasi ulang terhadap rekanan-rekanan pemenang lelang yang dicurigai menggunakan syarat dukungan SNI meragukan.

Menurutnya, evaluasi ulang akan dilakukan secepatnya sehingga permasalahan bisa segera diselesaikan.

“Secepatnya nanti akan kami lakukan evaluasi ulang berdasarkan surat dari PPK dan PA. Enggak lama, nanti tim Pokja segera kami tugaskan,” jelasnya.

Sementara, kalangan rekanan menyambut baik adanya evaluasi ulang itu. Pemilik PT Darmawangsa, Rahmat Samsono berharap evaluasi ulang segera dilakukan, sehingga mereka yang tidak bermasalah dengan persyaratan tidak tersandera oleh polemik kecurigaan yang berkepanjangan.

“Akan lebih baik begitu sehingga bisa segera ada kepastian. Kalau memang tidak bermasalah, bisa segera diterbitkan SPBJ dan SPK, sehingga pekerjaan bisa segera dimulai,” tegasnya.

Wardoyo