JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Sosialisasi Keluarga Berencana di Solo Sasar Generasi Muda

Sosialisasi Keluarga Berencana di Solo Sasar Generasi Muda

42
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
KONSULTASI KB- Warga tengah konsultasi KB di Solo Car Free Day Jalan Slamet Riyadi, Sriwedari, Solo, Minggu (21/5). Kegiatan tersebut di prakarsai BAPERMAS PP, PA dan KB Surakarta, untuk mensosialisasikan program KB kepada masyarakat.

SOLO – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Surakarta gencar melakukan sosialisasi KB kepada generasi muda Kota Solo.

Salah satu sosialisasi dilakukan melalui acara bertajuk Genre (Genrasi Berencana) Kota Solo Maju Bersama Masyarakat Mensukseskan Program KB yang digelar Minggu (21/5/2017), di area Car Free Day (CFD).

Kepala DPPKB Kota Surakarta, Ariyani Indriyastuti menuturkan, kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan berlatarbelakang atas ledakan jumlah penduduk yang memiliki konsekuensi terhadap masalah yang kompleks dan tidak bisa dianggap remeh.

“Terabaikannya masalah kependudukan tersebut dapat menyebabkan meurunnya kualitas manusia dan ini tentu saja mempengaruhi masa depan bangsa. Maka menjadi sangat penting untuk merencanakan keluarga. Dan ini menjadi tugas kita bersama,” paparnya ditemui di sela kegiatan.

Ditambahkan Kepala Bidang KB DPPKB Kota Surakarta, Endah WP, merencanakan sebuah keluarga diawali sejak akan dimulai pernikahan. Dengan kata lain, lanjutnya, kehidupan keluarga perlu ditata sejak awal pernikahan bukan sekedar meneruskan keturunan.

“Namun pernikahan lebih pada melahirkan keturunan yang berkualitas sehingga masa depan keluarga menjadi lebih baik. Maka melalui kegiatan sosialisasi di CFD ini diharapkan bisa memotivasi dan menggugah kesadaran masyarakat serta generasi muda terhadap arti pentingnya memiliki keluarga. Hal itu juga untuk pembangunan yang berwawasan kependudukan bisa diwujudkan di Kota Solo,” tukasnya.

Selain melalui area CFD, sosialisasi KB juga dilakukan melalui event-event di kelurahan bekerja sama dengan PKK, serta ke sekolah-sekolah.

Triawati Prihatsari Purwanto