JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Market Stabilkan Harga, Bulog Gelar Pasar Murah

Stabilkan Harga, Bulog Gelar Pasar Murah

19
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
PASAR MURAH—Karyawan Perum Bulog melayani warga yang akan membeli beras saat digelar Pasar Murah Perum Bulog di Gudang Bulog Colomadu, Karanganyar, Selasa (2/5/2017).

SOLO – Perum Bulog Sub Divisi Regional (Subdivre) III Solo menggelar pasar murah di halaman kantor setempat, Selasa (2/5/2017). Pasar murah itu digelar untuk menjaga stabilitas harga jelang Ramadan.

Kepala Seksi (Kasi) Komersial Perum Bulog Sub Divisi Regional (Subdivre) III Solo, Sugeng Hardono mengatakan setiap momentum Ramadan, Bulog selalu membentuk tim pasar murah. “Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga komoditas-komoditas, serta untuk menyeimbangkan inflasi.  Sehingga dengan pasar murah semacam ini yang langsung ditujukan kepada end user, dapat memberikan harga yang terjangkau, selain itu inflasi kota akan seimbang,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (2/5).

Sugeng mengatakan pasar murah sudah  digelar sejak tiga minggu yang lalu. Sejauh ini animo masyarakat untuk melakukan pembelian produk cukup tinggi, karena memang harganya lebih terjangkau dari pasaran. Dalam pasar murah itu, Bulog menyediakan sejumlah komoditas kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, serta daging beku. Harga jualnya pun sudah sesuai standar aturan, beras mulai harga Rp 8.500-9.000 per Kg, gula pasir Rp 12.500/ Kg. Minyak goreng Rp 11.000-12.500 dan daging beku Rp 80.000 per kilogram.

Selain komoditas tersebut, Bulog juga menyalurkan bawang putih lokal yang kini harganya naik, kepada masyarakat. “Harga jual yakni Rp 28.000 per Kg, mengingat saat ini harga komoditas bawang putih impor cenderung lebih tinggi di pasaran,” jelasnya.

Untuk memenuhi tingginya kebutuhan masyarakat jelang Ramadan, Sugeng juga akan menggelar pasar murah di luar kota Solo, seperti Wonogiri, Sukoharjo dan Klaten.

Ditambahkan Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Solo Bandoe Widiarto, untuk menstabillan harga  menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN), TPID se Eks Karesiden Surakarta telah menyepakati rencana aksi TPID 2017 dengan program 5K (Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, Komunikasi serta Koordinasi dan Kerja sama. Garudea Prabawati