JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Nasional Suporter Persis Solo-PSS Sleman Ramaikan Hastag #PenakSeduluran

Suporter Persis Solo-PSS Sleman Ramaikan Hastag #PenakSeduluran

11459
BAGIKAN
Foto yang beredar di media sosial, saat anggota BCS menyambut kedatangan rombongan Pasoepati di dekat Kids Fun Jogja, Minggu (7/5/2017) siang. Foto : Istimewa

SOLO – Ada sisi positif yang didapat berkat “kenekatan” ribuan Pasoepati mendukung Persis Solo di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Minggu (7/5/2017) sore.

Bukan saja karena Persis Solo sukses menahan imbang Persiba Bantul 1-1, kini hubungan Pasoepati dengan suporter PSS Sleman ikut membaik.

Ya, dalam perjalanan menuju Bantul, melewati jalur Prambanan-Piyungan-Bantul, rombongan Pasoepati disambut para suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS). Mereka membagikan air mineral kepada rombongan Pasoepati yang mayoritas menggunakan motor.

Sambutan itu merupakan lanjutan dari aksi Pasoepati tahun lalu kala mengawal rombongan suporter PSS Sleman melewati wilayah eks karesidenan Surakarta, usai mendukung timnya di Ngawi.

Keharmonisan suporter itu pun berlanjut ke media sosial. Baik anggota Pasoepati maupun BCS sama-sama meramaikan hastag #PenakSeduluran. Mereka sama-sama sadar jika pertikaian antaranggota tak akan membantu tim kesayangannya menuju Liga 1.

Semoga menjadi awal yg baik buat hubungan @Pasoepati dan @BCSxPSS_1976 ,ojo gampang terprovokasi #penakseduluran,” tulis akun @Yohanes_Febrii, Minggu (7/5/2017) sore.

Secara tidak langsung ini juga berdampak positif ke komunitas kita juga, we love pss sleman enjoy in city of bengawan #penakseduluran,” tulis @NEDxPSS1976.

sugeng rawuh sedulur etan ingkang nglewati tlatah sleman,budal mulih ayem tentrem..#penakseduluran,” tulis @PSS_Jago08

Menurut ku ini bukan soal harga diri, memulai kebaikan bukan sesuatu yang hina juga kok.#penakseduluran,” tulis @LangitBimaSakti.

alhamdulillah panuwunku dikabulke.. sleman solo saudara #penakseduluran,” tulis @agussoenarko.

Hanya saja, hubungan ini belum menular ke suporter PSIM Jogja. Salah seorang anggota Pasoepati, Haryanto (33) yang turut dalam rombongan menuturkan, perjalanan pulang dialihkan ke jalur lain yang tak melewati wilayah Jogja.

“Informasinya ada banyak suporter PSIM yang nyegat di sepanjang jalur berangkat tadi. Makanya sama polisi dialihkan ke jalur yang tidak melewati Piyungan-Prambanan,” tutur Haryanto.

Hal sama juga diungkapkan Dimas (27) yang pilih bertahan di Bantul sembari menunggu suasana mereda. “Untungnya saat berangkat ke stadion tadi sudah pinjam motor teman di Jogja yang plat AB. Jadi ya agak tenang,” ucapnya.

Informasi yang dihimpun Joglosemar menyebut, ada beberapa motor dan mobil plat AD yang menjadi korban salah sasaran oknum tak bertanggung jawab.

Sebuah mobil bernomor polisi AD 9284 ZV dilempari batu orang tak dikenal hingga mengalami pecah kaya saat melintasi wilayah Piyungan.

Tim Joglosemar