JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Nasional Tak Lewat Jogja, Rombongan Pasoepati Malah Diserang Oknum di Wonosari

Tak Lewat Jogja, Rombongan Pasoepati Malah Diserang Oknum di Wonosari

11391
BAGIKAN
Polda DIY saat mengunggah foto yang menunjukkan oknum pemuda yang hendak bertindak anarkis terhadap rombongan Pasoepati yang pulang dari Bantul. Foto : Twitter Polda DIY @PoldaJogja.

SOLO – Kepulangan rombongan Pasoepati yang baru saja mendukung Persis Solo di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Minggu (7/5/2017) sore tak berjalan mulus.

Meski sudah diarahkan petugas kepolisian untuk tak melewati wilayah Jogja, rombongan Pasoepati tetap saja mendapat gangguan.

Dikatakan Wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan, sekitar seribu Pasoepati berangkat ke Bantul melewati jalur Prambanan-Piyungan. Rombongan yang mayoritas menggunakan sepeda motor tiba di stadion pukul 12.00 WIB.

Usai pertandingan yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut, Pasoepati ternyata tak jadi dilewatkan jalur awal keberangkatan. Melainkan menyisir wilayah Gunung Kidul dengan kawalan ketat dari petugas kepolisian.

“Beberapa menit sebelum pertandingan selesai, saya dan beberapa teman Pasoepati Jogja sudah meninggalkan stadion untuk memantau jalur kepulangan. Apakah aman atau tidak untuk dilewati. Tapi sesampainya di daerah sebelum ring road selatan, saya mendapat informasi jika rombongan dilewatkan Gunung Kidul,” terang Ginda, Minggu (7/5/2017) malam.

Ginda mengatakan, sebelum mengetahui rombongan dialihkan ke Gunung Kidul, pihaknya sempat was-was jika kembali melintasi jalur Piyungan-Prambanan. Ada banyak penumpukan massa yang belum diketahui asal usulnya.

“Mobil saya pun tak boleh melewati ring road selatan karena berplat AD. Begitu pula kendaraan dengan plat luar kota. Pihak kepolisian hanya memperbolehkan kendaraan plat AB yang melewati wilayah ring road selatan,” tutur.

Namun sayangnya, rombongan Pasoepati yang melewati Gunung Kidul mendapat “gangguan” dari oknum tak dikenal. Hingga kini, pihaknya masih menunggu laporan terkait keseluruhan anggota yang berangkat ke Bantul.

“Dari laporan teman-teman, memang ada penyerangan di wilayah Wonosari. Saat ini kami terus menjalin komunikasi untuk memastikan semua anggota aman sampai di Solo,” jelasnya.

Informasi yang dihimpun Joglosemar menyebut, pihak Polda DIY, Polres Bantul dan Polres Gunung Kidul bekerja ekstra keras untuk mengamankan kepulangan rombongan Pasoepati. Beberapa oknum yang diduga akan melakukan penyerangan sudah diamankan.

“Terima kasih saran dan masukannya .. ini sebagian yang kami amankan,” tulis @PoldaJogja saat mengunggah foto yang menunjukkan beberapa anak muda ditangkap.

Tim Joglosemar