Talut Kali Brojo, Solo Rusak Parah

Talut Kali Brojo, Solo Rusak Parah

18
Joglosemar | Maksum Nur Fauzan
KERJA BAKTI—Warga bersama Linmas mengikuti kerja bakti membersihkan Kali Brojo dalam rangka Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat tahun 2017 di Kawasan Pajang, Laweyan, Jumat (12/5/2017).

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta akan mengusulkan pembangunan talut Kali Brojo di daerah Pajang. Pasalnya kondisi talut sudah rusak cukup parah di beberapa titik dan rawan longsor.

“Ini untuk mengantisipasi agar longsornya tanggul tidak meluas. Jadi mendesak untuk dibangun talut,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surakarta, Hasta Gunawan kepada wartawan, Jumat (12/5/2017).

Kondisi ini jika tidak segera ditangani maka dikhawatirkan kerusakan semakin parah dan saat turun hujan air bisa meluap sampai ke permukiman. Apalagi selama ini tanggul yang berada di beberapa titik Kali Brojo sering longsor. “Itu harus segera ditangani biar tidak parah. Banyak talut sungai itu yang merekah dan ambrol,” ungkapnya.

Pemkot juga akan menertibkan hunian warga yang berada di sepadan Kali Brojo. Banyak bangunan berada di pinggir sungai cukup membahayakan warga sendiri jika sewaktu-waktu terjadi longsor. “Kita masih mendata jumlah bangunan yang berada di tepi sungai dan status tanahnya. Itu jelas tidak boleh dan dilarang karena membahayakan,” katanya.

Baca Juga :  Waspada Uang Palsu, BMPD Imbau Penukaran Uang Baru di Tempat Resmi

Masyarakat juga diminta untuk tidak membuang sampah di Kali Brojo. Karena selama ini menjadi sorotan lantaran sampai menumpuk dan membentuk seperti sebuah pulau. “Masyarakat juga harus ikut menjaga kebersihan sungai, jadi bersih dari sampah rumah tangga. Jangan asal buang sampah sembarangan di sungai,” imbuhnya.

Sementara itu Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo menyatakan akan segera mengajukan permohonan pembangunan talut Kali Brojo ke Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS). Karena itu mendesak dibangun untuk mencegah banjir akibat meluapnya Kali Brojo saat hujan deras turun. “Segera kita komunikasikan ini BBWSBS agar bisa ditangani. Saya minta masyarakat juga harus menjaga kebersihan, jaga dan cintai sungai,” pungkasnya.

Baca Juga :  Ratusan Orang Ikuti Napak Tilas Rute PB X di Solo

Sementara itu dalam rangka memperingati Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM), Jumat (12/5), Kelurahan Pajang menggelar bakti sosial membersihkan Kali Brojo. Kegiatan diikuti sekitar 550 orang dari berbagai elemen masyarakat. Kegiatan pembersihan sungai juga dibantu dengan alat berat. Lurah Pajang, Endang Sabar mengatakan selain kerja bakti pembersihan sungai juga digelar kegiatan pembersihan sarang nyamuk dalam memperingati BBGRM.

#Ari Welianto | #Huriyanto

BAGIKAN