JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Tekan Kasus Asusila di Wonogiri, Bupati Akan Cek Izin Hotel Melati

Tekan Kasus Asusila di Wonogiri, Bupati Akan Cek Izin Hotel Melati

127
BAGIKAN
Joglosemar | Aris Arianto
DIKUKUHKAN—Bupati Wonogiri Joko Sutopo bersama anggota Satlinmas yang baru saja dikukuhkan, Selasa (4/10).

WONOGIRI—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri segera mengecek perizinan hotel-hotel kelas melati yang banyak dijumpai hingga pelosok kecamatan. Hal itu sebagai langkah penekanan kasus asusila terhadap anak di bawah umur.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, dari informasi yang dia terima, sejumlah kasus asusila terjadi di sejumlah hotel kelas melati.

Dia pun mencontohkan, terbongkarnya kasus asusila di hotel melati di Kecamatan Baturetno pada Sabtu (20/5/2017) lalu. Di kasus itu, diketahui salah satu pasangannya masih di bawah umur.

“Coba nanti kami akan cek izin-izin hotel itu, kalau tidak berizin akan segera kami tutup,” tegas Bupati Wonogiri, Selasa (23/5/2017).

Bupati menambahkan, adanya kasus asusila yang terjadi di dalam hotel melati merupakan satu bukti pemilik ataupun pengurus hotel tidak selektif dalam menerima tamu. Seharusnya, menurut dia, kalau ada orang yang check in diperiksa dulu identitasnya.

“Perlu sekali kita sadarkan kembali pentingnya peran serta seluruh masyarakat dalam mencegah perbuatan yang tidak terpuji, apalagi korbannya anak-anak di bawah umur,” beber Bupati.

Sementara itu, kasus pencabulan kembali terjadi di Wonogiri, seorang petani pemilik warung di Kismantoro diduga mencabuli gadis berusia 8 tahun.

Pelaku bernama  CS (47) terpaksa mendekam di tahanan Mapolres Wonogiri karena mencabuli Bunga (8), tetangganya sendiri.

Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Muhammad Kariri mengatakan terungkapnya kasus itu berdasar laporan dari orangtua korban yakni RT (56) pada Senin (22/5/2017). Peristiwa bejat itu dilakukan CS pada Rabu (17/5) di depan kios miliknya sekitar pukul 06.00 WIB.

“Selepas TPA, korban ini bercerita kepada pengasuh TPA bahwa dia saat membeli makanan di warung milik pelaku diperlakukan tidak senonoh. Sampai kesakitan pada bagian alat vital. Kemudian pengasuh TPA ini memberitahu ayah korban, yang selanjutnya dilaporkan ke Mapolsek Kismantoro,” sebut Kasatreskrim.

Aris Arianto