JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Terjatuh Saat Mendaki Merbabu, Camat Klego Patah Tulang

Terjatuh Saat Mendaki Merbabu, Camat Klego Patah Tulang

299
BAGIKAN
Joglosemar/Istimewa
CAMAT TERJATUH : Camat Klego, Gatot Murdiyanto saat dievakuasi tim penyelamat, Senin (1/5).

BOYOLALI – Camat Klego, Gatot Murdiyanto, mengalami kecelakaan saat mendaki Gunung Merbabu seorang diri, Senin (1/5/2017) pagi.

Gatot mengalami patah tulang punggung akibat terjatuh di tebing curam berbatuan di kawasan Bendungan Sipendok. Beruntung korban segera ditemukan tim penyelamat dan berhasil dievakuasi turun dengan selamat.

Informasi yang dihimpun Joglosemar menyebutkan, kecelakaan bermula saat korban yang hobi naik gunung itu hendak mendaki Gunung Merbabu sendirian.

Korban yang merupakan warga Perum BSI Karanggeneng, Boyolali Kota itu, sebelum berangkat juga sudah pamitan dengan istrinya, Murti Kusuma.

Dengan mengendarai sepeda motor, korban kemudian naik Merbabu melalui jalur Dukuh Guolelo, Desa Ngagrong, Kecamatan Ampel. Setelah menitipkan sepeda motornya ke saksi Ginah, warga Guolelo, korban pun mulai mendaki sekitar pukul 06.30 WIB.

Sesampainya di kawasan Sabrang, Bendungan Sipendok, sekitar ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut (Mdpl), korban diduga tergelincir dari tebing terjal dan terjatuh di bebatuan dengan ketinggian sekitar 7 meter.

Akibatnya korban mengalami luka patah tulang punggung. Beruntung korban selamat dan segera menghubungi untuk meminta pertolongan.

Kapolsek Ampel, AKP Edi Sukamto mengungkapkan, upaya penyelamatan pun dilakukan dengan tim penyelamat dari belasan anggota Rempala, BPBD Boyolali, Maspala Selo, dan sejumlah warga. Tim penyelamat tersebut kemudian dibagi menjadi dua tim dan melakukan penyisiran untuk mencari korban.

Upaya pencarian pun membuahkan hasil, sekitar pukul 09.30 WIB, korban ditemukan di sisi timur bendungan. Kondisi ditemukan dalam kondisi selamat namun mengalami patah tulang punggung.

Sehingga upaya evakuasi dilakukan dengan ditandu dan berhasil sampai di Posko pendakian Guolelo sekitar pukul 13.30 WIB.

Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas 2 Ampel, dan dirujuk ke RS Surakarta untuk penanganan lebih lanjut.

“Korban mendaki sendirian, dan memang dari keterangtan keluarga hobinya naik gunung. Dugaan sementara korban mengalami patah tulang pinggul akibat terjatuh. Alhamdulillah selama giat evakuasi berjalan lancar dan selamat,” terang Kapolsek.

Ario Bhawono