Ternyata, 64 Tanah Milik Pemkot Solo Dikuasai Pihak Lain!

Ternyata, 64 Tanah Milik Pemkot Solo Dikuasai Pihak Lain!

41
Ilustrasi | Dok Joglosemar

SOLO – Sebanyak 64 bidang tanah milik Pemkot Surakarta belum dilengkapi sertifikat dan dikuasai oleh pihak lain. Fakta ini disampaikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Sistem Pengendalian Internal (SPI) 2016.

Dalam LHP disebutkan ada 64 bidang tanah tersebar di 28 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Di mana, tanah-tanah itu belum bersertifikat dan saat ini dikuasai oleh pihak lain. Di antaranya, tanah negara (TN) yang digunakan untuk tempat parkir, TN untuk penampungan air di tanah miliki PJKA, tanah yang sudah ditempati warga dan bersertifikat Hak Milik (HM) sejak 2008, TN untuk permukiman warga yang dihuni beberapa Kepala Keluarga (KK) sejak puluhan tahun namun bersertifikat.

Baca Juga :  Waspada Uang Palsu, BMPD Imbau Penukaran Uang Baru di Tempat Resmi

BPK juga menemukan kurangnya pengawasan Pemkot lantaran ada TN bekas makam yang ditutup namun dihuni masyarakat, tanah kosong di sekitar sepadan sungai, TN bekas pos gardu PLN yang saat ini dalam penguasaan pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), TN yang digunakan untuk kuburan pamijen, tanah eks provinsi yang dipinjam pakai untuk perkantoran Pemkot dan rumah dinas, pasar yang berdiri di tanah milik warga, TN yang di atasnya berdiri bangunan taman dan bak sampah yang berlokasi di bantaran sungai, TN untuk rumah tinggal warga dekat perlintasan KA, tanah milik Depag yang digunakan untuk KUA, tanah untuk makam Kristen, TN di tanggul Sungai Bengawan Solo, TN untuk masjid, TN untuk tanggul sungai terbuka dan sebagian dihuni warga, tanah permukiman, SD di atas tanah milik Keraton Surakarta namun tidak bisa disertifikatkan HP atas nama Pemkot serta SLB yang kepemilikan tanahnya di Pemprov.

Baca Juga :  PPDB Online 2017 : Ditemukan 168 SKTM Fiktif, 1 SMA dan 5 SMK di Solo Lanjut Tahap Dua

1
2
BAGIKAN