JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Tetangga Anggota DPRD Sukoharjo Jadi Korban Pelemparan Benda Diduga Bom Molotov

Tetangga Anggota DPRD Sukoharjo Jadi Korban Pelemparan Benda Diduga Bom Molotov

139
Seorang warga terlihat melewati depan rumah milik korban pelemparan bom molotov yang berlokasikan di RT 05 RW 09, Desa Gentan, Kecamatan Baki, kemarin. Foto : Dynda Wahyu WArdhani

SUKOHARJO –  Diar Retayoga (62), warga RT 05 RW 09, Gentan, Kecamatan Baki menjadi korban pelemparan benda yang diduga bom molotov, Senin (22/5/2017) dini hari.

Kobaran api sempat membakar terpal di depan rumah dan lelehannya mengenai sepeda motor milik korban.  Terlihat pula noda berwarna hitam pada tembok rumah korban.

Dari informasi yang dihimpun Joglosemar, pelemparan Molotov terjadi pukul 02.30 WIB. Saat itu ada dua orang berboncengan menggunakan motor matic. Setelah itu, keduanya berhenti di depan gerbang rumah korban dan melemparkan molotov.

Anggota DPRD Sukoharjo, Samrodin menceritakan saat kejadian tersebut istrinya mendengar adanya bunyi seperti petasan.

Tak lama kemudian, para tetangga pun berdatangan ke rumah korban lantaran ada api yang menyala. Gerak cepat itu membuat api tak sempat membesar.

“Rumah saya tepat disamping rumah korban. Saya melihat bekas pecahan botol dan satu botol bir utuh. Dari botol tersebut tercium bau bensin,”ujarnya.

Sementara itu, Diar Retayoga ketika dimintai konfirmasi di rumahnya kemarin enggan banyak berkomentar. Dia hanya mengatakan, saat kejadian dirinya sedang berada di dalam rumah. ”Saya sedang berada di dalam rumah saat kejadian,” katanya singkat.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Baki AKP Poniman mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Ruminio Ardano mengutarakan saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

Namun ia meyakini bahwa bom tersebut bukan molotov. “Keluarga korban bukan termasuk siapa-siapa dan belum diketahui motif dari kejadian tersebut,”ungkapnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Rifeld Constantien Baba menambahkan bahwa botol tersebut hanya berisi cairan biasa. Tidak ada molotov maupun unsur teror dalam kasus tersebut.

Dynda Wahyu Wardhani

BAGIKAN