JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Tim Mabesad Pesan Posko Tak Hanya Formalitas

Tim Mabesad Pesan Posko Tak Hanya Formalitas

83
Joglosemar | Wardoyo
KUNKER TIM MABESAD—Dandim 0725/Sragen Letkol (Arh) Camas Sigit Prasetyo mendampingi tim Sergap Mabesad di Posko Sergap Kodim Sragen, Jumat (12/5/2017)

SRAGEN—Tim Serap Gabah (Sergap) Mabesad meminta agar jajaran Babinsa Kodim di semua daerah ikut bergerak membantu program penyerapan gabah tahun 2017. Posko Sergap yang dibuat oleh Kodim juga diminta tidak hanya sekadar formalitas belaka.

Hal itu diungkapkan oleh pimpinan Tim Sergap Mabesad, Kolonel (Cpl) Jimmy Alexander saat mengunjungi Sragen, Jumat (12/5/2017). Ia mengatakan, kunjungan kemarin dilakukan sebagai wujud dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam pencapaian swasembada pangan dan kedaulatan pangan nasional. “Kedatangan saya ke sini bisa dibilang berbagi informasi. Tahun 2017 Mentan targetkan 8 juta ton yang dulunya 4 juta ton. Bagaimana caranya?” ungkapnya.

Jimmy juga berpesan posko Sergap yang sudah dibentuk diharapkan jangan hanya formalitas belaka. Akan tetapi posko itu diminta dioptimalkan dengan dibuat program yang jelas dan dibuat peta yang menggambarkan operasional di lapangan.

Para Danramil juga diharapkan menggerakkan Babinsa supaya ada semangat atau gereget agar target Sergap Sragen bisa tercapai. Kunjungan siang kemarin juga menyempatkan meninjau PT Sakti dan gudang Bulog Duyungan, Sidoharjo.

Dandim 0725/Sragen Letkol (Arh) Camas Sigit Prasetyo mengatakan, untuk 2017 target Sergap Sragen dipatok sebanyak 55.000 ton gabah atau setara 27.000 ton beras. Hingga bulan kelima ini,  realisasi penyerapan sudah mencapai 55 persen.

Dengan target itu, Kodim sudah berupaya dengan membentuk tim Sergap Kodim yang bermaterikan 20 personel bintara dibagi dalam dua wilayah barat dan timur. Dengan kekurangan 45 persen, pihaknya optimistis target bisa terpenuhi.

“Upaya kami tentu mengoptimalkan koordinasi tim Sergap dengan dinas terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, PPL dan Bulog, petani, maupun mitra kerja Bulog. Kita juga maksimalkan peran aparat dalam rangka mendukung pemerintah untuk pencapaian swasembada pangan, mulai koordinasi dengan instansi terkait sampai dengan pendampingan secara langsung di lapangan,” jelasnya. # Wardoyo

 

 

BAGIKAN