Tragis, Gadis Yang Tewas Terlindas Bus di Depan Kantor DPRD Sragen...

Tragis, Gadis Yang Tewas Terlindas Bus di Depan Kantor DPRD Sragen Rencananya Akan Lamaran

6563
Kondisi jasad perempuan asal Mungkung, Jetak, Sidoharjo yang tewas terlindas bus pariwisata di jalan raya Sukowati depan Kantor DPRD Sragen, Selasa (25/4/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN- Fakta baru terungkap di balik kecelakaan maut yang menewaskan seorang perempuan pengendara motor yang terlindas bus di jalur protokol Sukowati depan Kantor DPRD Sragen, akhir pekan lalu. Perempuan yang tewas akibat tergelincir pasir jalan rusak ternyata sedianya hendak dilamar oleh pria.

Hal itu diungkapkan Kades Jetak, Sidoharjo, Siswanto, Kamis (04/05/2017). Ia membenarkan korban yang diketahui bernama Nur Afifah Ningrum (23) itu adalah warganya yang tinggal di Dukuh Ngepos, RT 1/9.

Menurutnya, korban diketahui bekerja sebagai pegawai konter dan pagi itu dalam perjalanan ke rumah.

“Informasi yang saya terima begitu. Dia bekerja di konter. Dan rencananya mau dilamar pria. Karena kejadian itu, lamaran pun batal mestinya, ” paparnya.

Baca Juga :  VIDEO : Kepanikan Warga Setelah Kecelakaan Maut Tewaskan Siswa SMP Berambut Semiran di Jalan Tangen-Slendro

Namun ia tak menjelaskan secara detail pria yang hendak melamar gadis malang itu. Jenasah korban langsung dimakamkan di pemakaman umum dukuh setempat sesaat kejadian.

Seperti diberitakan, kecelakaan maut yang merenggut nyawa Nur, melibatkan Bus Pariwisata “Panorama” bernopol AB 7734 JN. Nur sendiri pagi itu mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun AD 4760 DN.

Nur yang melaju dari arah Sragen mendadak terpeleset dan terjatuh ke tengah jalan. Malang tak dapat ditolak, di belakangnya tepat melaju bus yang dikemudikan Dodi Setiawan (47) warga Jalan Anoman RT 5/2, Wati, Terbangi Besar, Lampung Tengah.

Jarak yang terlalu dekat membuat bus gagal menghindar dan tanpa ampun melindas tubuh dan kepala Nur hingga tewas mengenaskan.

Baca Juga :  Passing Grade PPDB Gakin SMP Favorit Sragen Dipatok 80

Bahkan sebelum dievakuasi,jasadnya hanya ditutupi kertas koran lantaran lukanya parah di bagian kepala.

Kecelakaan di jam sibuk itu sempat membuat arus lalu lintas jalur kota
macet hingga beberapa saat. Beruntung kesigapan tim Provost Kodim 0725/Sragen yang berada di samping Kantor DPRD, langsung mengevakuasi jasad korban dan motor sehingga kemacetan arus bisa kembali terurai.

“Tadi kejadiannya begitu cepat. Tahu-tahu sepeda motor sudah tertabrak bus. Kondisi korbannya meninggal di lokasi dan tadi kami berenam yang sedang berjaga,langsung turun mengevakuasi korban dan sebagian mengatur lalu lintas yang memang sempat macet,” ujar Sutiyo, personel provost Kodim Sragen.(#Wardoyo)

BAGIKAN