JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Tragis, Kecelakaan Maut di Masaran, Satu Tewas. Penabrak Ternyata Teman Anak Korban

Tragis, Kecelakaan Maut di Masaran, Satu Tewas. Penabrak Ternyata Teman Anak Korban

10013
BAGIKAN
Ilustrasi

SRAGEN- Kecelakaan maut terjadi di jalan Sragen-Solo tepatnya di kilometer 10-11 depan Indomaret Masaran, Dukuh Kauman, Masaran, Selasa (2/5/2017) petang. Seorang pelajar yang mengendarai sepeda motor menggasak pengendara motor di depannya hingga tewas.

Tragisnya, pelajar yang menabrak itu, Wisnu Saputro (18) adalah teman sekolah dari anak korban yang tewas ditabrak, Rismiyanto (61). Ironisnya lagi, kecelakaan itu terjadi sesaat setelah pelajar SMKN 1 Plupuh asal Dukuh Sendang RT 16, Bukuran, Kalijambe itu barusaja
pulang dari rumah Rismiyanto di Dukuh Rejowinangun RT 14/5, Masaran.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 16.15 WIB. Saat itu, Wisnu yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria AD 4963 ABE dalam perjalanan pulang ke Kalijambe. Sedangkan Rismiyanto mengendarai sepeda motor Honda Supra AD 5854 XT, juga melaju ke arah yang sama.

Sejumlah rekan sekolah Wisnu menyebut, sore itu pelajar kelas XII SMK itu juga barusaja pulang dari bermain di rumah anak Rismiyanto yang notabene teman sekolahnya. Saat mengendarai sepeda motor, keduanya berjalan beriringan dengan posisi Rismiyanto di depan dan Wisnu di belakangnya.

Sesampai di lokasi kejadian, Wisnu berniat mendahului kendaraan tak dikenal yang ada di depannya. Nahas karena terlalu dekat, ia gagal mengendalikan laju motornya dan kemudian oleng. Apesnya, motornya justru menghantam motor bapak temannya yang ada di depannya.

Benturan keras membuat Rismiyanto terjatuh dan kemudian tertabrak motor Wisnu. Akibat kejadian itu, Wisnu mengalami luka pendarahan hidung dan mulut serta dilarikan ke RS PKU Masaran. Sedangkan Rismiyanto mengalami luka robek bagian pelipis, bahu lecet dan
diopname di RS yang sama.

Namun, takdir berkata lain ketika Rismiyanto akhirnya mengembuskan nafas terakhirnya, Rabu (3/5/2017) kemarin.

“Iya, kecelakaannya kemarin (lusa) tapi meninggalnya hari ini (kemarin). Padahal itu yang nabrak teman sekolah anaknya dan informasinya barusaja pulang dari dolan ke rumahnya juga,” ujar Sugimin, tetangga korban.

Kasatlantas Polres Sragen, AKP Dwi Erna Rustanti melalui Kanit Laka Aiptu Sudarmaji membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Menurutnya saat dievakuasi, korban pengendara Honda Supra memang mengalami luka namun masih hidup.

“Kalau kemudian meninggal, kami malah belum ada laporannya,’ tukasnya. (#Wardoyo)