JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Tragis..Pulang Antar Anak, Ibu di Sragen Tewas Digasak 3 Siswa. Beredar Kabar...

    Tragis..Pulang Antar Anak, Ibu di Sragen Tewas Digasak 3 Siswa. Beredar Kabar Ada Pengaruh Pil Koplo

    12603
    BAGIKAN
    Ilustrasi wanita korban kecelakaan maut di Gesi yang tewas dan tergeletak di jalan beberapa waktu lalu.

    SRAGEN- Kecelakaan maut terjadi di jalan kampung Dukuh Karanganom RT 7, Desa taraman, Sidoharjo, Rabu (24/5/2017) pagi pukul 06.30 WIB. Tiga pelajar yang berboncengan dengan satu motor terlibat
    tabrakan hebat dengan seorang perempuan yang mengendarai motor di perempatan dukuh tersebut.

    Satu tewas dan dua luka dalam tabrakan yang terjadi di pagi buta itu. Korban tewas adalah Naning Widjayanti (37), warga Dukuh Patihan RT 16/4, Desa Patihan Sidoharjo. Ibu muda yang mengendarai Honda Supra AD 4798 ADE itu tewas dengan luka parah setelah terseret hingga beberapa meter oleh motor yang dikendarai ketiga pelajar.

    Informasi yang dihimpun di lapangan, pagi itu korban barusaja pulang mengantar anaknya ke SMPN 2 Sidoharjo. Korban melaju dari arah timur dalam kecepatan lambat di jalan kampung Karanganom.

    Sesampai di lokasi kejadian, dari arah selatan melaju motor yang dikendarai Ade RF (15) pelajar asal Jetak, Duyungan, bersama dua rekannya, Suyono (15) asal Dukuh Jetak RT 6/2, Duyungan dan Imam (15) asal Dukuh Jetis, Patihan, Sidoharjo. Ketiga pelajar yang naik sepeda motor Suzuki AD 3397 PN itu melaju cukup kencang.

    Karena jarak yang terlalu dekat, mereka langsung menghantam motor korban. Benturan keras membuat motor korban terdesak dan terseret hingga tembok depan rumah Parmanto (44) yang berada di utara jalan. Ibu muda itu pun tergencet tembok dan motor sehingga mengalami luka
    parah di bagian kepala.

    Meski sempat dilarikan ke RSUD Sragen, nyawanya tak terselamatkan. Sementara, Ade mengalami patah bagian kelingking sedangkan Suyono mengalami luka pada pipi dan mata memar. Satu pelajar yang di belakang selamat tanpa luka.

    “Kejadiannya masih sangat pagi. Saya nggak tahu pas kejadiannya, tahu-tahu ibu itu sudah tergeletak di dekat tembok dengan kepala dan hidung keluar darah. Tiga pelajar yang nabrak itu juga tergeletak tapi hanya luka-luka,” papar Parmanto, Kamis (25/5/2017).

    Sementara, salah satu kerabat korban, Agus curiga ketiga pelajar itu dalam kondisi tidak beres. Sebab informasi yang diterimanya, mereka disebut-sebut terindikasi dalam pengaruh obat-obatan.

    “Kami dapat laporan kalau mereka terpengaruh pil koplo. Kabar yang beredar juga seperti itu,” ujar warga Karanganyar, Sidoharjo itu yang mengaku prihatin dengan kejadian tersebut.

    Terpisah, Kasatlantas POlres Sragen AKP Dwi Erna Rustanti melalui Kanit Laka Iptu Sudarmaji mengatakan, perempuan yang ditabrak memang akhirnya meninggal dunia sesaat setelah dibawa ke RSUD Sragen. Perihal indikasi ketiga pelajar dalam pengaruh pil koplo, ia mengaku tidak mendapati hal itu. (#Wardoyo)