JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Waduh… 10 Pasangan Tak Resmi ini Nekat Ngamar di Hotel di Wonosari,...

Waduh… 10 Pasangan Tak Resmi ini Nekat Ngamar di Hotel di Wonosari, Klaten

5669
BAGIKAN
Operasi Pekat -Beberapa pasangan tak resmi saat digelandang ke Mapolsek Wonosari, Polres Klaten untuk didata, Sabtu (20/5) malam.
Dok Humas Polres Klaten

KLATEN -Sebanyak sepuluh pasangan tak resmi alias bukan suami istri digelandang ke Mapolsek Wonosari Polres Klaten, Sabtu (20/5) malam. Sepuluh pasangan tidak resmi ini diamankan polisi di sebuah hotel yang terletak di Desa Teloyo, Kecamatan Wonosari. Operasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Wonosari AKP I Wayan Nartha beserta anggota Polsek.

Usai dirazia, sepuluh pasangan ini diangkut dengan menggunakan mobil patroli polisi. AKP I Wayan Nartha mengatakan, operasi ini digelar untuk menertibkan berbagai hal yang meresahkan di masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.

“Kami akan terus meningkatkan operasi ini dalam menekan penyakit masyarakat yang meresahkan,” jelasnya, Minggu (21/5) saat ditemui di Mapolsek Wonosari.

Nartha menambahkan sepuluh pasangan yang terjaring sudah didata serta diberikan pembinaan. “Kita juga meminta mereka membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Apabila nanti tertangkap kembali melakukan hal serupa,akan kita beri tindakkan tegas,” jelasnya.

Sementara itu, puluhan botol Minuman Keras (Miras) jenis bir Bintang juga disita polisi saat operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) menjelang Ramadan yang digelar Satuan Sabhara Polres Klaten, Sabtu (20/5).

“Kami sita 27 botol bir Bintang dari Suwarni (58) pedagang kelontong di Sobayan, Pedan,” ujar Kasat Sabhara AKP Damin.

AKP Damin juga menegaskan akan menjaga kodusifitas wilayah Klaten sehingga akan terus meningkatkan operasi dalam membasmi pekat.

“Tidak hanya Miras dalam sasaran ini melainkan akan menyasar di sejumlah tempat-tempat yang disinyalir melakukan perjudian maupun prostitusi,” jelasnya.

Dari hasil operasi tersebut pihak kepolisian akan memberikan efek jera. Sejumlah 27 botol Miras beserta penjualnya diamankan ke Mapolres guna penyidikan lebih lanjut untuk diajukan ke sidang Tipiring.

Dani Prima