JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Wah, Rp 8,2 Miliar Dana Desa Malah Ngendon!

Wah, Rp 8,2 Miliar Dana Desa Malah Ngendon!

68
BAGIKAN
Ilustrasi

BOYOLALI—Dana desa sebesar Rp 8,2 miliar pada tahun anggaran 2016 lalu masih mengendap di Kas Umum Daerah Boyolali. Kepala Dinas Permasyarakatan dan Desa (Dispermasdes) Boyolali, Purwanto, mengatakan kondisi ini terjadi lantaran banyak pemerintah desa yang tidak mampu menyerap seluruh alokasi dana tersebut.

Pihaknya menyayangkan hal ini karena alokasi dana desa tersebut sangat penting untuk pembangunan infrastruktur maupun sumber daya manusia desa. “Memang cukup disayangkan karena seluruh anggaran tidak bisa diserap desa,” ungkap dia, Jumat (5/5/2017).

Dijelaskannya, untuk realisasi dana desa tersebut sesuai ketentuan proses penyalurannya bisa dilakukan setelah pemerintah desa yang bersangkutan memenuhi persyaratan. Salah satunya yakni laporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa, kemudian rancangan anggaran pendapatan dan belanja desa, rencana kerja pemerintah desa, dan rencana pembangunan jangka menengah desa.

“Banyak yang belum melengkapi syarat itu. Padahal tanpa syarat tersebut dana tidak bisa dicairkan,” terang dia.

 Padahal terkait ini menurut Purwanto pihaknya sudah terus menyampaikan dan mendorong agar pemerintah desa segera memenuhi persyaratan tersebut. Diharapkan dengan kelengkapan persyaratan maka dana dapat segera tersalurkan dan bermanfaat bagi masyarakat desa.

Sementara itu, di tahun 2017 ini, menurut Purwanto juga masih ada sejumlah desa yang belum tersalurkan untuk serapan alokasi dana desa (ADD). Dari 261 desa di Boyolali, menurut dia baru sebanyak 206 desa yang sudah tersalurkan. Sisanya menurut dia saat ini tengah dal;am proses.