JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Waspada, Kecelakaan Jadi Modus Baru Begal di Boyolali

Waspada, Kecelakaan Jadi Modus Baru Begal di Boyolali

234
BAGIKAN
ilustrasi begal. Foto : Sofarudin.

BOYOLALI—Polres Boyolali mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap kejahatan bermodus pura-pura mengalami kecelakaan.

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi masyarakat harus berhati-hati terhadap setiap orang yang berpura-pura terjatuh atau tertabrak kendaraan. Karena bukan tidak mungkin orang tersebut hanya berakting hanya untuk melakukan pemerasan.

Kapolres mengatakan, belum lama ini seorang warga Juwana, Kabupaten Pati, Sukawi (49), melapor telah menjadi korban kejahatan dengan modus serupa.

Korban ditodong pisau saat ingin menolong pengendara sepeda motor yang terjatuh di dekat mobilnya. Saat itu korban mengemudi Suzuki APV tengah menuju Semarang.

Sesampainya di Dukuh Tompak, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Boyolali disalip dua sepeda motor yang masing-masing ditumpangi dua orang tak dikenal.

Pelaku menyalip korban dari jalur sebelah kiri mobil dan yang ternyata pura-pura terjatuh di depan mobil korban.

Mengetahui itu korban langsung menghentikan kendaraannya dan berusaha menolong. Tapi tiba-tiba pengendara sepeda motor lainnya langsung masuk ke dalam mobil dan menodongkan pisau ke perut korban.

Para pelaku kemudian membawa korban ke lokasi penggilingan batu yang tak jauh dari tempat kejadian. Di tempat itu para pelaku memukuli dan memalak korban.

Setelah mendapatkan uang, para pelaku pun kabur. “Korban lantas melapor ke Polsek Ampel, dan langsung kami tindak lanjuti,” imbuh kapolres.

Kapolres melanjutkan, berbekal keterangan korban lengkap dengan ciri-ciri pelaku, petugas berhasil menangkap salah satu pelaku, Sunoto (43), warga Desa Pager, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang.

Polisi juga menyita satu unit sepeda motor Yamaha Vega H 6921 NZ yang digunakan Sunoto dalam melancarkan aksinya. “Pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” kata kapolres.

Ario Bhawono