Begini Jalannya Sidang Kasus Diksar Berdarah di PN Karanganyar

    Begini Jalannya Sidang Kasus Diksar Berdarah di PN Karanganyar

    29
    Joglosemar | Satria Utama
    JALANI SIDANG- Dua terdakwa M Wahyudi dan Angga Septiawan jalani sidang lanjutan kasus Pendidikan Dasar (Diksar) Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta di PN Karanganyar, Rabu (31/5).

    KARANGANYAR- Sidang lanjutan kasus dugaan tindak kekerasan dalam Pendidikan Dasar (Diksar) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar, Rabu (31/5/2017) siang.

    Sidang yang digelar di ruang sidang Chandra PN Karanganyar dipimpin Wakil Ketua PN Karanganyar Mujiono dan dua anggota majelis hakim Muhammad Nafis dan Nevy Wahyu.

    Dalam sidang, tim jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Karanganyar yang dipimpin Heru Prasetya meminta waktu seminggu menanggapi nota keberatan (eksepsi) dua terdakwa, M Wahyudi dan Angga Septiawan. Dua terdakwa tampak serius mendengar pembacaan eksepsi dari tim penasihat hukum.

    Baca Juga :  Antisipasi Gangguan di Wilayah Sukoharjo, Kamtibmas Patroli Bersenjata Lengkap

    “Menanggapi keberatan penasihat hukum terdakwa, kami akan memberikan pendapat atas eksepsi tersebut. Untuk itu kami mohon waktu 1 minggu menanggapi nota keberatan terdakwa,” pinta JPU.

    Pengacara terdakwa Suherfan san Prima Apriana N mewakili ketua tim penasihat hukum Achiel Suyanto menyampaikan, kedua terdakwa dalam eksepsinya menyanggah telah melakukan tindak penganiayaan sebagaimana dakwaan jaksa. Ketua tim penasihat hukum dua terdakwa, Achiel Suyanto berhalangan hadir sehingga mewakilkan pada timnya.

    Eksepsi setebal 10 halaman dibacakan di depan Ketua Majelis Hakim, Mujiono, menjawab dakwaan JPU pada sidang sebelumnya. Ketua Majelis Hakim, Mujiono, kemudian menanyakan kesiapan JPU untuk memberi tanggapan terhadap eksepsi itu.

    Baca Juga :  Masuk Kota Solo, Ini Dia Jalur Alternatif yang Bisa Dipilih Pemudik

    JPU akan menyampaikan menyiapkan tanggapan eksepsi terdakwa selama satu pekan ke depan. Majelis hakim menyetujui permintaan jaksa. Pembacaan tanggapan dijadwalkan Rabu (7/6/2017) pekan depan.

    “Majelis sudah menjadwalkan, sidang akan dilaksanakan pekan depan. Penuntut umum diharapkan membacakan pendapat pada hari Rabu tanggal 7 Juni mendatang,” kata Mujiono usai sidang.

    Sebelumnya diberitakan, pada sidang kedua, Rabu (25/5/2017) JPU telah membacakan surat dakwaan setebal 48 halaman. Di sana disebutkan sejumlah tindak kekerasan oleh dua terdakwa terhadap tiga korban tewas peserta.

    Satria Utama

    BAGIKAN