Colomadu Dinilai Paling Rawan Kekurangan Air

Colomadu Dinilai Paling Rawan Kekurangan Air

47
ilustrasi. Foto : Dok

KARANGANYAR—PDAM Karanganyar memperkirakan tingkat pemakaian air musim lebaran ini akan meningkat sekitar 10 persen dari hari biasa.

Colomadu menjadi wilayah yang akan mendapat perhatian ekstra karena dinilai paling rawan kekurangan air saat puncak pemakaian di hari H lebaran nanti.

Direktur Utama PDAM Karanganyar Prihanto mengungkapkan, dari analisanya musim mudik dan lebaran ini akan mendongkrak pemakaian air dari pelanggan di kisaran 8-10 persen.

Namun ia memperkirakan lonjakan itu tidak akan berdampak signifikan terhadap ketersediaan layanan air ke pelanggan.

Menurutnya, untuk pelanggan perkotaan diyakini tidak akan bermasalah karena selama ini disuplai dari sumber air baku. Justru wilayah Colomadu diprediksi bisa rawan kekurangan karena selama ini hanya disuplai dari sumber air sumur.

Baca Juga :  Balai Pelestarian Cagar Budaya Bidik Wisata Sejarah Karanganyar

“Kalau ada dampak mudik, paling di Colomadu. Tapi sudah kita antisipasi nanti kalau tidak hujan, Kali Pepe masih bisa digunakan. Kalau hujan ya tidak bisa karena kan tersumbat,” ungkapnya, Selasa (20/6/2017).

Menurutnya, jumlah pelanggan PDAM Karanganyar saat ini mencapai 54.000 KK. Jumlah itu termasuk 3.000-an tambahan pelanggan baru.

Untuk mengantisipasi lonjakan pemakaian dan tuntutan pelayanan, selama lebaran pihaknya akan menyiagakan petugas yang siap 24 jam.

Meski relatif tak terlalu mengkhawatirkan, pihaknya tetap mengimbau kepada pelanggan untuk memperbanyak pengisian tandon-tandon air di rumahnya pada jam-jam di luar jam sibuk.

Baca Juga :  Pilkada 2018, DPC PDIP Karanganyar Perpanjang Pendaftaran Karena 6 Tokoh Mundur

Hal itu untuk mengantisipasi penurunan debit saat jam-jam puncak pemakaian, seperti pada siang dan malam hari di hari lebaran nanti.

“Kalau hari biasa kan biasanya jam-jam padatnya pagi dan sore. Kalau lebaran gini serentak pemakaiannya biasanya siang dan malam. Makanya yang punya tandon di rumah, kalau bisa jam 02.00 malam itu sudah diisi biar nggak berbarengan,” terangnya.

Pihaknya juga berharap apabila ada kerusakan, pelanggan segera melapor agar segera bisa diperbaiki.

Wardoyo

Advertisements
BAGIKAN