JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Daerah Grebeg Syawal, Warga Berebut Sepasang Gunungan Keraton Surakarta

Grebeg Syawal, Warga Berebut Sepasang Gunungan Keraton Surakarta

33
BAGIKAN
    Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
    GREBEG SYAWAL – Warga berebut isi gunungan saat digelar Grebeg Syawal di halaman Masjid Agung Surakarta, Jumat (8/7/2016).

SOLO – Keraton Kasunanan Solo hari ini menggelar prosesi Grebeg Syawal, yang bertepatan dengan 1 Syawal 1948 berdasarkan Kalender Jawa. Masyarakat dan wisatawan pun tumpah ruah untuk terlibat langsung dalam kemeriahan Grebeg Syawal.

Ada dua buah gunungan yang merupakan wujud persembahan Raja Keraton Kasunanan Surakarta kepada masyarakat. Sepasang gunungan Jaler dan Estri diarak ke luar keraton kasunanan menuju Masjid Agung Surakarta, untuk diperebutkan warga.

Bambang Pradotonagoro, juru bicara Keraton Kasunanan Surakarta menjelaskan, grebeg Syawal merupakan kegiatan tahunan sebagai ungkapan rasa syukur atas kemenangan, setelah sebelumnya berpuasa sebulan penuh.

“Gunungan tersebut merupakan bentuk rasa syukur, kemakmuran dan kemurahan hati raja terhadap rakyatnya serta rasa syukur kami kepada Tuhan karena melimpahkan rahmatNya,” ujarnya.

Dua buah gunungan itu terbuat dari aneka macam sayuran seperti cabe, kacang panjang, beras, telor dan hasil bumi lainnya. Sekitar pukul 10.49 WIB, rombongan arak-arakan gunungan itu mulai ke luar Kori Kamandungan.

Saat gunungan tiba di depan halaman masjid Agung Solo, abdi dalem utusan keraton menghadap penghulu masjid agar didoakan. Namun belum selesai didoakan, ratusan masyarakat sudah tidak sabar lagi untuk merayahnya. Tidak sampai 10 menit kedua gunungan dari hasil bumi tersebut habis ludes dan hanya tersisa kerangkanya.

Salah satu warga asal Palembang, Edi Sutopo (65) mengaku Grebeg Syawal ini merupakan salah satu event yang ditunggu-tunggu. “Solo kan ada Keraton jadi nggak akan jauh dari event grebeg semacam ini. Eksotis dan sarat budaya sehingga saya selalu menyempatkan diri untuk menyaksikan bersama keluarga kalau mudik ke Solo,” ujarnya.

#Garudea Prabawati

Bagaimana pendapat Anda..?