JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Harga Daging di Wonogiri Naik, Bawang Turun

Harga Daging di Wonogiri Naik, Bawang Turun

28
BAGIKAN
Joglosemar/Dok
Pedagang daging ayam potong memotong daging ayam daganganya, beberapa waktu lalu.

WONOGIRI Meski masih dalam suasana liburan, namun hari raya lebaran sebenarnya telah berlalu. Meski demikian, sejumlah barang kebutuhan pokok masyarakat justru mengalami kenaikan harga. Kendatipun ada beberapa barang kebutuhan pokok yang justru mengalami penurunan.

Informasi yang berhasil dihimpun Joglosemar, Kamis (29/6/2017) dari pasar tradisional, kenaikan harga berlaku pada beberapa jenis daging. Baik daging sapi, ayam potong, maupun daging ayam kampung.

Daging sapi yang semula dijual Rp 120.000 per kilogram, kini dibanderol Rp 125.000 per kilogram. Sedangkan harga daging ayam kampung menjadi Rp 80.000 dari awalnya hanya Rp 70.000 per kilogram. Untuk harga daging ayam potong saat ini mencapai Rp 43.000, sebelumnya dijual Rp 40.000 setiap satu kilogramnya.

Kenaikan harga daging tersebut dipicu oleh permintaannya yang terus meningkat menjelang hingga paska Lebaran. Tak hanya untuk kebutuhan Lebaran seperti menjamu tamu hingga halal bi halal, daging juga banyak dibutuhkan mengingat saat ini musim hajatan.

“Banyak yang punya acara nikahan, sunatan dan sebagainya. Jadi harga daging naik. Lebaran tahun lalu harga juga naik,” ungkap salah satu pembeli di Pasar Kota Wonogiri, Sumiatun.

Namun ada juga barang kebutuhan pokok masyarakat yang justru mengalami penurunan, yakni bawang putih jenis kating. Semula per kilogram dijual Rp 95.000, namun kini merosot hingga Rp 70.000. Sementara itu untuk bawang putih biasa harganya tetap stabil pada Rp 40.000 per kilogram.

“Dari sana (distributor) harganya sudah turun, tidak tahu sebabnya. Mungkin sudah panen raya,” ujar salah seorang pedagang, Katiyem.

Sementara itu harga barang kebutuhan pokok lainnya masih relatif stabil. Beras premium dibanderol Rp 11.000, beras medium Rp 9.500 per kilogram, gula pasir putih Rp 13.000, minyak goreng curah Rp 12.000 per liter. Telur ayam kampung dihargai Rp 2.000 per biji, telur ayam negeri Rp 20.000 per kilogram.

Cabai besar merah Rp 45.000, cabai besar keriting Rp 32.000 setiap kilogramnya. Sedangkan cabai rawit merah Rp 60.000 dan cabai rawit hijau Rp 28.000 per kilogram.

Bawang merah dijual Rp 32.000 per kilogram.  Ikan tongkol Rp 7.000 per ekor, bandeng Rp 7.000 per ekor dan ikan asin Rp 40.000 per kilogram.

Tim Satgas Mafia Pangan Polres Wonogiri menegaskan, dari hasil monitoring dan pengecekan terhadap pedagang dan distributor, barang kebutuhan masyarakat masih mencukupi. Selain itu, harga masih stabil serta tidak ditemukan penimbunan oleh distributor.

“Selisih harga di antara pedagang sekitar Rp 1.000 – Rp 2.000, masih wajar,” ungkap anggota Tim Satgas Mafia Pangan, AKP Muhammad Kariri.

Aris Arianto