Idul Fitri di Balaikota, Kenyang Ditambah Uang Fitrah

Idul Fitri di Balaikota, Kenyang Ditambah Uang Fitrah

36
Suasana salat ied di halaman Balaikota Solo, Minggu (25/6/2017) pagi. (Foto: Dynda Wahyu Wardani)

SOLO – Tak langsung pulang, ribuan umat Muslim yang melakukan sholat jamaah di halaman depan Balai Kota Surakarta tampak masih bersantai, Minggu (25/7). Tak hanya duduk-duduk saja,sajian teh hangat beserta nasi liwet dan nasi soto pun menjadi santapan pagi bagi mereka secara gratis. 

Di depan Pendapi Gedhe, 1400 porsi dua menu andalan orang Solo tersebut ditata rapi. Secara prasmanan, warga mengambil sajian tersebut dengan rapi. Mulai dari anak-anak hingga dewasa nampaknya memang sangat menantikan momen sarapan bersama setelah sebulan penuh berpuasa.

Selang beberapa menit, petugas Satpol PP mengarahkan warga untuk antri dengan tertib. Tampak Keluarga Wakil Walikota (Wawali), Achmad Purnomo keluar dari Pendapi Gedhe. Dengan mengenakan baju serba putih, mereka pun santun menyalami warga. Tak lupa “uang fitrah” pun mereka bagikan satu persatu. Dengan senyum lebar, warga pun menerimanya sambil bersalaman dengan orang nomor dua di Kota Solo itu.

Salah satunya adalah Suripto (45) warga Tempen, Baturono. Ia yang datang bersama istrinya mengaku memang sengaja datang ke Balai Kota untuk sholat ied, sarapan dan bersilaturahim dengan keluarga Pak Wawali.

“Ya senang kalau kesini. Habis shat ied bisa sarapan. Terus antri buat salaman sama keluarga Pak Wawali”kata dia.

Adapun Umi Lestari (58) warga Palugunan, Gading yang datang bersama para tetangganya sejak pukul 05.30. Ia pun merasa bahagia bisa merayakan Idul Fitri dengan sangat meriah seperti di Balai Kota saat itu.

“Sudah beberapa kali memang sholatnya disini. Senang bisa ketemu Pak Wawali. Yang kecil dikasih hadiah Rp 10.000. Yang besar Rp 20.000 ,”ucapnya sambil tersenyum. # Dynda Wahyu Wardhani

BAGIKAN