JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Ini Untuk Pemudik Tol Soker, Jalur Paldaplang-Widodaren Batal Difungsikan

Ini Untuk Pemudik Tol Soker, Jalur Paldaplang-Widodaren Batal Difungsikan

511
BAGIKAN
Tol Solo-Kertosono saat dibuka lebaran tahun lalu. Foto : Maksum NF

SRAGEN—Wacana operasional jalur tol Solo-Kertosono (Soker) untuk pemudik lebaran yang semula direncanakan mulai dari Solo-Widodaren, terpaksa harus terputus.

Pasalnya, kondisi jalur Paldaplang, Sambungmacan menuju Widodaren, Ngawi dinilai tidak memungkinkan, sehingga memaksa pihak terkait memutuskan jalur pemudik hanya berhenti sampai Paldaplang.

Hal itu terungkap dari hasil survei bersama yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen, Satlantas Polda Jateng, dan Polres Ngawi ke jalur tol Soker dari Sragen menuju Ngawi, Jumat (9/6/2017).

Dari hasil survei menyimpulkan kondisi jalur dari Paldaplang menuju Widodaren dinilai belum cukup siap untuk dilalui. Selain itu, kondisi persimpangan exit Widodaren juga dinilai sangat rawan terjadi kemacetan.

Kapolres Ngawi, AKBP Nyoman Budihardja menyampaikan, sebenarnya pihak Ngawi siap apapun keputusan pemerintah dengan menyiapkan berbagai alternatif, baik digunakan maupun tidak.

Akan tetapi melihat kondisi jalur tol sampai Ngawi yang belum memadai, dinilai justru rawan membuat ketidaknyamanan.

“Kalau sebelum lebaran kendaraan tetap melintas di jalur nasional. Karena pintu tol Widodaren juga sempit dan memotong jalan ke kanan. Tahun lalu sudah terjadi kemacetan. Jika dipaksakan akan terjadi kemacetan semakin panjang. Ada jalan alternatif namun tidak efisien,” ungkapnya.

Kasubdit Lantas Polda Jateng, AKBP Leganek Mawardi menyampaikan, tidak ada masalah dengan pintu keluar di Paldaplang, tidak akan macet. Keputusan kendaraan bisa keluar di Paldaplang dan Pungkruk.

Nantinya exit di Paldaplang diperlebar untuk akses keluarnya dan akan dibangun pos keamanan sementara. Pintu keluar Paldaplang akan difungsikan, tapi bukan exit tol utama, karena exit tol utama di Pungkruk.

Kasie Teknologi Prasarana Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Pursis Yuliono mengatakan, menyampaikan rencana pintu masuk Ngasem (Colomadu) dan Klodran (Colomadu), keluar di Pungkruk dan Paldaplang.

Sedangkan rencana pintu keluar di Ngawi tidak sanggup karena banyak persilangan jalan. “Kalau mudik belum, tapi kalau balik Ngawi sudah siap, dari Widodaren,” ujarnya.

 Wardoyo