JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Jembatan Mondokan dan Kedawung-Jambangan Dimulai

Jembatan Mondokan dan Kedawung-Jambangan Dimulai

218
BAGIKAN
Joglosemar | Wardoyo
RESMIKAN JEMBATAN—Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Wabup Dedy Endriyatno bersama pejabat Muspida meresmikan pembangunan Jembatan Mondokan di Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Senin (5/6/2017).

SRAGEN—Setelah lama dinanti, pembangunan infrastruktur di wilayah Sragen Utara akhirnya dimulai. Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati pun meminta semua pihak maupun masyarakat ikut berperan mengawasi pelaksanaan proyek yang digelontor dana APBD dan APBN itu.

Hal itu disampaikan Yuni seusai meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan di Kecamatan Mondokan di Desa Kedawung  dan perbaikan jalur Kedawung-Jambangan, Senin (5/6). Jembatan Kedawung yang menghubungkan Tanon-Mondokan dan berbagai kecamatan itu, dibangun dengan dana Rp 2,1 miliar, sedangkan jalan Kedawung-Jambangan digelontor Rp 5,127 miliar.

“Saya harap semua ikut mengawasi pelaksanaan proyek tersebut, apakah sesuai dengan spek dan kualitas yang seharusnya atau tidak. Kalau memang tidak, silakan protes kepada pelaksana,” katanya.

Namun Yuni menekankan semua bentuk komplain maupun protes harus disampaikan dengan proses dan etika yang baik. Jika tidak ada respons, ia mempersilakan masyarakat melapor ke dirinya.

Ia juga menyampaikan pembangunan infrastruktur itu juga menjawab pertanyaan warga yang selama ini memang sangat mendambakan segera dimulai perbaikan. Diharapkan, adanya perbaikan dan pembangunan itu bisa semakin memperlancar akses mobilitas ekonomi yang muaranya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Yuni juga menjelaskan untuk tahun 2017 ini terdapat 45 ruas jalan yang akan  diperbaiki, yaitu 29 ruas jalan dari dana APBD kabupaten dengan total anggaran Rp 86 miliar, 11 ruas jalan dari dana APBD provinsi dengan total anggaran Rp 50 miliar, dan lima ruas jalan dari dana APBN dengan total anggaran Rp 22 miliar.

Sementara, Kepala DPU-PR Sragen, Marija menyampaikan, anggaran untuk jalan dan jembatan yakni sekitar Rp 164 miliar baik dari APBD kabupaten dan provinsi maupun APBN. Khusus untuk jembatan, ada enam titik yang diperbaiki dengan total anggaran Rp 15,87 miliar. Semua proyek infrastruktur jalan nantinya berkonstruksi jalan cor beton bertulang sehingga lebih awet. “Dengan begitu kualitasnya akan lebih bagus dan kekuatannya minimal bisa lima tahun,” tandasnya. # Wardoyo