JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Kecelakaan Karambol Sragen, Sopir Ngantuk Mobil Pemudik Gasak Dump Truk dan...

Kecelakaan Karambol Sragen, Sopir Ngantuk Mobil Pemudik Gasak Dump Truk dan Pejalan Kaki

1766
BAGIKAN
Ilustrasi kecelakaan karambol di Boyolali beberapa waktu lalu. Dok/Joglosemar

SRAGEN– Kecelakaan karambol yang melibatkan mobil rombongan pemudik, dump truk dan pejalan kaki terjadi di jalur Sragen-Ngawi kilometer 13-14 tepatnya di depan Plane Waskita di Dukuh Dawe, Sambungmacan, Jumat (30/6/2017) dinihari. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu namun satu orang mengalami luka parah karena lutut pecah.

Korban diketahui adalah seorang pelajar bernama Dona Abi Saputri (17) asal Dukuh Gombelan, tegalrejo, Gondang. Siswa yang tengah duduk di bamper dump truk yang parkir itu mengalami luka lutut kanan pecah, dan luka pada kaku serta tangan dan terpaksa dilarikan ke Puskesmas
Sambungmacan.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan terjadi sekira pukul 01.00 WIB. Melibatkan mobil Isuzu Panther B 1768 BFZ yang mengangkut tiga orang pemudik adal Kediri, Jatim dan mobil dump truk bernopol BG 8559 UE yang dikemudikan tri Subekti (29), warga keprabon, RT 1/4, Banjarsari, Solo.

Data yang diperoleh Joglosemar, kecelakaan bermula ketika Panther yang
dikemudikan Heka Sety Aryanto (26) warga Dukuh Blabak RT 3/3, Kandat, Kediri itu melaju dari arah Sragen menuju Ngawi. Di dalam mobil ada dua penumpang yakni Adi Setyo (23) dan rekannya Toni Sugiarto (26).

Diduga karena kelelahan dan mengantuk, sesampai di lokasi kejadian, mobil Panther oleng ke kanan dan menggasak dump truk yang terpakir di tepi seberang jalan. Nahas, saat itu, dump truk masih ada pengemudinya dan Dona tengah duduk-duduk di bamper dump truk.

Karena kejadian berlangsung cepat, Dona tak bisa menghindar dan akhirnya tertabrak mobil Panther. Ia mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke Puskesmas. Sedangkan pengemudi maupun dua penumpang Panther selamat tanpa luka apapun. Pun dengan sopir dump truk juga selamat. Namun mobil panther peyok dan rusak parah.

Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso melalui kasubag HUmas AKP Saptiwi
membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

“Tidak ada korban jiwa hanya ada satu korban yang luka dan langsung dirawat di Puskesmas,” jelasnya. Wardoyo