KECELAKAAN WONOGIRI : Truk vs Honda CB, Satu Pengendara asal Jatisrono Tewas

KECELAKAAN WONOGIRI : Truk vs Honda CB, Satu Pengendara asal Jatisrono Tewas

395
ilustrasi

WONOGIRI- Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan provinsi, Selasa (20/6/2017). Seorang pengendara sepeda motor tewas akibat peristiwa itu.

Dalam kejadian itu truk sarat muatan, Mitsubishi Canter AG 8500 UT terguling masuk ke dalam pekarangan warga Dusun Jatibedug RT 2 RW 7 Desa Purworejo Kecamatan Wonogiri.

Sebelum terguling, truk tersebut terlebih dulu adu banteng dengan sepeda motor Honda CB 150 BM 5573 AK di ruas jalan raya Wonogiri- Ngadirojo desa setempat.

Korban meninggal dunia adalah pengendara sepeda motor yakni Suwanto (38) warga Dusun Bolakrejo RT 6 RW 3, Desa Gunungsari, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri.

Baca Juga :  Polwan Polres Wonogiri Juara Lomba Beladiri

Sedang pengemudi truk Agus Supardi (32) warga Dusun Karangsari RT 3 RW 4 Desa Karangsari, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jatim.

“Pengemudi truk tidak mengalami luka,” ujar Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Sri Anggono melalui Kanitlaka Iptu Anom Prabowo.

Disebutkan Anom, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban berjalan dari arah timur ke barat (Ngadirojo-Wonogiri).

Setelah sampai di TKP pada jalan lurus datar, sepeda motor tersebut bermaksud mendahului kendaraan yang tidak dikenal yang berjalan di depannya dan berjalan terlalu ke kanan.

Baca Juga :  Kasus Narkoba Rendah, Wonogiri Tetap Diimbau Waspada

Pada saat bersamaan dari arah berlawanan, melaju truk Mitsubishi Canter AG 8500 UT yang bermuatan bekatul.

Karena jarak yang sudah dekat kedua pengendara tidak dapat menghindar sehingga terjadi benturan. Korban pun terpental hingga beberapa meter dan seketika pula meninggal dunia.

Dari informasi, korban beserta sepeda motornya sempat terseret bodi depan truk sejauh delapan meter hingga tepi jalan.

Arus lalu lintas sempat tersendat, namun tak lama kemudian petugas berhasil mengurainya. Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan sebagai barang bukti.

 Aris Arianto

Advertisements
BAGIKAN