Kerabat Jery Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kasus Bandar Sabu Aiptu AGS di Sragen

Kerabat Jery Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kasus Bandar Sabu Aiptu AGS di Sragen

554
ilustrasi penangkapan di Sragen. Foto : Joglosemar

SRAGEN—Kematian tragis Jery Bian Sastro (35), tahanan kasus narkoba yang ditemukan gantung diri di sel isolasi LP Kelas II A Sragen, memang cukup mengejutkan banyak pihak.

Pihak kerabat dan rekan-rekan almarhum mengungkap sejumlah kejanggalan yang mengiringi kematian Jery serta penanganan kasus yang menjeratnya bersama Aiptu AGS alias Kentut (42).

Salah satu kerabat almarhum, JUN mengaku, tak menyangka jika korban nekat mengakhiri hidupnya seperti itu.

Namun ia mengaku mulai curiga ketika mencium sejumlah indikasi kejanggalan dalam penanganan kasus yang menjerat Jery dan Aiptu AGS.

Kejanggalan itu di antaranya sang mantan Kanit Aiptu AGS yang sudah lama dikenal nyambi bandar sabu, diketahui berkasnya tidak dilimpahkan ke PN Sragen dan tidak ditahan di LP Sragen seperti Jery. Padahal Jery ditangkap bersamaan dengan Aiptu AGS.

Baca Juga :  Persebi Boyolali dan PSISra Sragen Buat Liga 3 Penuh Kejutan

“Harusnya ketika ditangkap sama-sama, pelimpahannya pun juga sama. Tapi kenapa ini enggak,” ujarnya, Kamis (29/6/2017).

Ia juga mengendus ada kesan mencurigakan dari penanganan kasus Aiptu AGS yang kental nuansa hendak diselamatkan. Pasalnya, selain berbulan-bulan belum dilimpahkan, kabar yang diterimanya, hasil urine Aiptu AGS mendadak berubah negatif saat sampai Polda dan barang bukti sabu sisa dipakai yang ditemukan di rumahnya disebut hanya tawas dan bukan sabu saat sampai penyidikan.

Hal ini juga klop dengan keterangan Kasie Pidana Umum Kejari Sragen Dananjaya Widihartono yang belum lama ini sempat mendengar bahwa hasil urine Aiptu AGS dinyatakan negatif dan barang bukti (BB) sabu disebut tawas itu.

Baca Juga :  Anggota DPRD Sragen Kena Tipu Puluhan Juta Saat Beli Mobil. Begini Ceritanya...

Salah satu perwira di Polres Sragen yang minta dirahasiakan identitasnya juga mengungkapkan ke Joglosemar, sempat mendengar kabar perihal perubahan hasil tes urine dan BB sabu dalam perkara Aiptu AGS tersebut sewaktu penyidikan di Polda.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol R Djarod Padakova menyampaikan, berkas perkara dua tersangka Aiptu AGS dan Jery akan dilimpahkan ke Sragen dan sidang akan digelar di Sragen.

Wardoyo

Advertisements
BAGIKAN