Memilukan, Tangisan Histeris Warga Tangen Saat Lihat Tubuh Bapaknya Hangus Terbakar di...

Memilukan, Tangisan Histeris Warga Tangen Saat Lihat Tubuh Bapaknya Hangus Terbakar di Lahan Tebu..

10223
KOndisi jasad Mbah Sastro sebelum dievakuasi terlihat kaku dan memilukan di ladang tebu miliknya yang bekas terbakar, Rabu (21/6/2017) malam. Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Musibah memang datang tanpa pernah diduga dan dinyana. Berangkat dalam kondisi sehat, nasib malang harus menimpa Sastro Sukardi (86). Kakek asal Dukuh Tlumun RT 10, Desa Galeh, tangent itu ditemukan sudah hangus terbakar di ladang tebu miliknya Rabu (21/6/2017) malam.

Insiden penemuan jasad kakek itu langsung menggemparkan seisi desa. Tidak ada yang mengira jika kakek yang dikenal pekerja keras itu harus mengalami akhir tragis. Informasi yang dihimpun Joglosemar, jasad korban ditemukan oleh warga dan keluarga sekitar pukul 17.30 WIB.

Sebelumnya, sejak siang pukul 15.00 WIB, korban seperti hari-hari biasanya, berangkat menggembalakan sapinya. Namun keluarga mulai curiga ketika sudah petang, korban tak kunjung pulang.

Baca Juga :  Mengharukan, Petani Yang Tewas Dilindas 2 Pelajar Ternyata Ekonomi Tidak Mampu. Anaknya Masih Kecil-Kecil..

Kecurigaan itu menuntun keluarga dan warga mencari keberadaan Mbah Sastro. Setelah ditelusuri, pencarian pun berakhir di sebuah ladang tebu yang bekas terbakar. Tubuh renta kakek malang itu sudah terbujur kaku dalam kondisi setengah hangus. Pemandangan itu langsung disambut isak tangis histeris anak-anaknya, salah satunya Marjoko (25), putra korban.

“Melihat bapaknya sudah kaku, dia (Marjoko) langsung menangis sejadi-jadinya. Siapapun pasti juga nggak nyangka, wong berangkat masih sehat kok. Tahunya biasanya angonnya jam 17.00 WIB itu sudah pulang,” ujar Wahono, warga setempat.

Penemuan jasad Mbah Sastro langsung dilaporkan ke aparat terdekat. Jasad korban baru dievakuasi setelah datang aparat Polsek setempat dan tim medis beberapa saat berselang.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Tikungan Jono. Digasak Pikap Ngeblong, 2 Pelajar SMP Tanon Tewas Mengenaskan

Kapolsek Tangen, AKP Sartu membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya korban diduga terbakar saat membuat perapian untuk membakar daun tebu kering yang ada di ladangnya. Kondisi korban yang penglihatannya sudah agak berkurang diduga membuatnya kurang sigap ketika sedang membakar daun-daun tebu kering itu.

“Ceritanya dia mungkin lagi bakar daun tebu kering. Kebetulan penglihatannya agak kurang. Tadi yang mengetahui putranya sendiri karena TKP ladang tebu juga nggak jauh dari rumahnya,” tukasnya. Wardoyo

Advertisements
BAGIKAN