JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Pemkab Karanganyar Target Angka Kemiskinan di Bawah 10 Persen

Pemkab Karanganyar Target Angka Kemiskinan di Bawah 10 Persen

17
BAGIKAN
Wakil Bupati (Wabup) Karanganyar, Rohadi Widodo saat mendatangi lokasi longsor di KEcamatan Kerjo, Sabtu (3/12/2016) lalu. Foto : Polsek Kerjo

KARANGANYAR—Pemkab Karanganyar menargetkan penurunan angka kemiskinan di bawah 10 persen hingga akhir tahun ini.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab menggelontorkan bantuan sarana penunjang berupa sepeda motor kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang selama ini dianggap punya andil besar membantu penanganan kemiskinan.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo di sela-sela penyerahan bantuan motor operasional kepada TKSK di halaman kantor Setda, Senin (5/6/2017).

Ia menyampaikan, saat ini salah satu target Pemkab adalah menurunkan angka kemiskinan yang masih berada di angka 12,46 persen. Menurutnya, untuk mencapainya memang dibutuhkan komitmen dan kerja keras bersama.

“Target kami angka kemiskinan harus bisa turun di bawah 10 persen. Makanya harus melibatkan semua stakeholder. Program penanganan kemiskinan harus dikeroyok bersama,” ungkapnya.

Secara spesifik, Wabup juga menyebut TKSK sebagai salah satu pilar kesejahteraan dinilai berperan besar dalam program ini, sehingga layak mendapatkan bantuan operasional. Salah satunya motor operasional dinas yang dibantukan kemarin.

Dia sangat berharap TKSK dapat menggunakan sarana dan prasarana yang dipinjamkan dengan sebaik-baiknya.

Panjenengan dapat motor, silakan dirawat sebaik-baiknya. Walaupun bukan milik sendiri kendaraan itu memperlancar pekerjaan,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Karanganyar, Agus Heri Bindarto menguraikan, ada 17 TKSK yang kemarin menerima bantuan motor operasional.

Motor operasional itu merupakan bantuan yang kedua setelah tahun lalu mereka juga digelontor bantuan operasional berupa laptop.

Menurutnya, meski hanya pinjam pakai diharapkan para TKSK bertanggung jawab untuk memanfaatkan dan merawat sebaik-baiknya seperti milik sendiri.

“Jangan sampai hilang. Laptop dan motor harus dirawat dengan baik. Kami menyadari tugas TKSK itu berat. Mereka itu ibarat tenaga Dinas Sosial non-PNS di tingkat kecamatan. Dan Pak Bupati merasa sangat terbantu dengan TKSK,” ujar Agus.

Wardoyo