JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Hukum & Kriminal Penemuan Mayat Gemparkan Warga Sekitar Terminal Tirtonadi

Penemuan Mayat Gemparkan Warga Sekitar Terminal Tirtonadi

1040
BAGIKAN
ilustrasi penemuan mayat

SOLO – Sesosok mayat laki-laki ditemukan di dalam kamar Hotel KM di Jalan Merak VI di kompleks belakang Terminal Tirtonadi, Senin (19/6/2017) petang.

Korban diketahui bernama Sumartono (56) warga Surabaya. Jasad korban pertama kali ditemukan Bayu salah satu karyawan hotel setempat. Korban meninggal di kamar hotel nomor 23 lantai dua hotel setempat.

“Jasad itu ditemukan pertama kali oleh petugas hotel sekitar pukul 19.30 WIB. Pada saat ditemukan korban tengah dalam kondisi tergeletak di atas kasur memakai baju dan tanpa celana,” terang Kasatreskrim Polresta Surakarta Kompol Agus Puryadi didampingi Kapolsek Banjarsari Kompol I Komang Sarjana usai menggelar olah TKP kepada Joglosemar di lokasi.

Kasatreskrim melanjutkan, dari hasil penyelidikan polisi di lokasi tempat ditemukannya jasad pria itu, ditubuhnya tidak ditemukan bekas maupun tanda-tanda penganiayaan.Semua barang korban dipastikan tidak ada yang hilang.

Hanya saja, ditemukan kotoran tinja korban yang berserakan di lantai kamar mandi di dalam kamar hotel tempat menginap korban.

Diduga, lanjut Agus Puryadi, penyebab korban meninggal karena penyakitnya kambuh. Untuk validasi keterangan medis, menunggu hasil pemeriksaan RSUD dr. Moewardi.

“Untuk keterangan medis terkait riwayat penyakit atau hal-hal lain penyebab korban meninggal, menunggu hasil pemeriksaan tim medis RSUD dr. Moewardi,” terang Agus.

Sementara itu, Bayu karyawan hotel setempat menyampaikan, korban check in Minggu (18/6/2017) malam sekitar pukul 19.10 WIB.

Ia mengaku berusaha membuka kamar korban, lantaran belum melengkapi persyaratan administrasi untuk check in lanjutan.

“Saya sudah berusaha mengetok pintu kamar, namun tidak ada respons. Saya langsung membuka pintu kamar dengan kunci cadangan dan melihat korban sudah tidak bernyawa. Mengetahui hal tersebut, saya bersama rekan saya langsung melaporkan ke pihak kepolisian,” terang Bayu.

Satria Utama