Polisi Gerebek Markas Judi Samgong di Desa Sroyo Jaten, Empat Buruh Ditangkap

Polisi Gerebek Markas Judi Samgong di Desa Sroyo Jaten, Empat Buruh Ditangkap

73

TANGKAP PENJUDI—Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak melakukan gelar perkara keberhasilan penangkapan empat pelaku judi dan satu anak di bawah umur di Mapolres, Senin (19/6). Foto : Wardoyo

KARANGANYAR—Tim Polres Karanganyar menggerebek sebuah rumah kontrakan yang dijadikan sebagai markas judi di Dusun Krasak RT 3 RW I, Desa Sroyo, Kecamatan Jaten, Senin (19/6/2017) malam.

Dari lokasi rumah tersebut, tim mengamankan empat buruh yang sedang asyik berjudi jenis samgong.

Ironisnya, dari empat pelaku satu di antaranya diketahui masih berusia di bawah umur. Pelaku yang hanya lulusan SD berinisal RFR (16) asal Dukuh Krasak, Desa Sroyo itu kemudian dipisahkan dan diproses sendiri oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim.

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan, penggerebekan rumah kontrakan itu berawal dari informasi masyarakat yang resah terkait aktivitas perjudian yang melibatkan para pelaku. Aksi berjudi yang nekat dilakukan di bulan Ramadan membuat warga pun geram.

Baca Juga :  Korban Rekrutmen Kelompok ISIS, Dua Keluarga Asal Tawangmangu Dideportasi dari Turki

Berbekal informasi itu, tim langsung melakukan penyergapan dan di lokasi kejadian tepat sekitar pukul 21.00 WIB, keempat pelak tak berkutik saat tengah asyik memegang kartu remi.

Selain RFR, tim menangkap tiga pelaku lain, yakni SH (38) warga Dukuh Joho RT 2 RW II, Songbayu, Rongkop, Gunungkidul, MK (25) lulusan STM asal Dukuh Krasak RT 3 RW I, Desa Sroyo, Jaten, dan SP (28) warga Dukuh Klumprit RT 2 RW II, Mojolaban, Sukoharjo.

Baca Juga :  Revitalisasi Pasar Nglano dan Pasar Burung, Ini Permintaan Bupati Karanganyar

“Dari lokasi kejadian kita amankan barang bukti sarana untuk berjudi di antaranya satu lembar karpet hijau, satu set kartu domino, dan uang taruhan Rp 290.000. Seluruh pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres,” ungkap Kapolres.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka bakal dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Sementara, salah satu pelaku, SH mengaku nekat berjudi hanya untuk iseng. Untuk RFR yang masih remaja, tidak diajak namun ikut sendiri.

Wardoyo

Advertisements
BAGIKAN