JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Polisi Tangkap Empat Preman Pemeras Pengguna Jalan dan Jemaah Masjid di Sragen

Polisi Tangkap Empat Preman Pemeras Pengguna Jalan dan Jemaah Masjid di Sragen

1124
BAGIKAN
ilustrasi

SRAGEN—Tim Satuan Sabhara Polres Sragen mengamankan empat orang preman yang melakukan aksi penodongan di sejumlah lokasi, Kamis (22/6/2017).

Keempat preman dari berbagai wilayah itu beraksi dengan meminta paksa uang kepada pengguna jalan dan jemaah masjid.

Keempat pelaku aksi pemalakan diketahui bernama Riko Romadona, warga Puro Asri RT 28 RW VII, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang; Suradi, warga Nayu Timur RT 6 RW III, Nusukan, Banjarsari, Solo; Eko Watno Susilo, warga Bandungan RT 6 RW III, Desa Wonotolo, Kecamatan Gondang, dan Dodok Setya Nugroho, warga Dukuh Gerdu RT 18, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo.

Informasi yang dihimpun di lapangan, penangkapan keempat preman itu berawal dari giat patroli yang dilakukan tim Satuan Sabhara. Saat melintasi kawasan jalur utama di Pilangsari, Ngrampal, tim mendapati keempat pelaku tengah beraksi dengan meminta paksa uang kepada pengguna jalan.

Tidak hanya itu, mereka juga melakukan kegiatan mengarah pada pemalakan kepada jemaah yang ada di sekitar masjid Baznas di Pilangsari tersebut.

Karena aksi mereka dinilai sudah mengarah pada premanisme, tim tanpa ampun langsung mencokok dan mengamankannya ke Mapolres.

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Saptiwi mengatakan, penangkapan keempat pelaku premanisme itu dilakukan dalam rangka operasi cipta kondisi yang ditingkatkan menjelang lebaran.

Keempat pelaku kemudian didata dan diberikan pembinaan agar menghentikan aksinya. “Mereka kita amankan dan dilakukan pendataan. Setelah itu diberi pembinaan dan diingatkan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi,” jelasnya.

Selain aksi premanisme, tim juga meningkatkan patroli ke objek vital dan lokasi publik seperti terminal, pasar, dan pusat-pusat perbelanjaan.

Hal itu untuk menekan potensi tindak kriminal serta menjaga kamtibmas menjelang hingga sesudah lebaran nanti.

 Wardoyo