JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Polres Karanganyar Minta Pemudik Waspadai Empat Jalur Tengkorak Ini

Polres Karanganyar Minta Pemudik Waspadai Empat Jalur Tengkorak Ini

57
BAGIKAN
Ilustrasi

KARANGANYAR—Polres Karanganyar meminta masyarakat dan pemudik untuk senantiasa berhati-hati jika melintasi empat jalur yang dinilai paling rawan kecelakaan.

Tidak hanya imbauan, Polres juga akan menerapkan sanksi tegas kepada pengendara yang nekat melanggar rambu dan berpotensi membahayakan di jalur yang disebut jalur tengkorak tersebut.

Berdasarkan analisa kerawanan pada mudik 2017, ada empat jalur yang ditetapkan sebagai jalur rawan kecelakaan.

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak melalui Kabag Ops Kompol Soni Suharna mengatakan, empat jalur itu antara lain ruas Solo-Purwodadi kilometer 6-10 di wilayah Gondangrejo.

Tipikal jalur lurus dengan kondisi sempit di ruas yang merupakan jalur padat, membuat jalur ini dikenal sangat rawan.

Menurutnya, 4 kilometer ruas jalan itu juga amat padat karena menjadi jalur kendaraan angkutan antarkota dalam provinsi maupun antarprovinsi, serta dari Solo menuju Purwodadi dan sebaliknya.

Jalur tengkorak kedua adalah ruas Jalan Adi Sucipto, tepatnya dari Tugu Makhuto wilayah Solo sampai dengan Bolon, Colomadu. Kerawanan jalur ini dikarenakan pertemuan jalur dari empat arah dan tingginya mobilitas masyarakat yang menuju ke arah Solo dan sebaliknya.

“Lantas jalur Solo-Sragen kilometer 7-11 di Kecamatan Jaten dan Kebakkramat. Jalur ini termasuk rawan karena menjadi jalur padat angkutan barang maupun penumpang AKDP dan AKAP. Ada penyempitan jalur dari perempatan Kebakkramat sampai Grompol, jalur jalan Palur sampai Sroyo kurang penerangan,” paparnya, Jumat (23/6/2017).

Tidak hanya itu, 4 kilometer Jaten-Kebakkramat itu juga sangat rawan karena diprediksi menjadi titik lelah pengemudi dari luar kota.

Padatnya lalu lintas terutama pada jam sibuk dan karyawan pulang kerja, juga menimbulkan kerawanan tersendiri apabila kurang berhati-hati.

Satu jalur terakhir adalah jalan menuju kawasan wisata di Tawangmangu, Ngargoyoso, Jenawi, dan Matesih. Kondisi jalan yang sempit dengan tipikal sebagian jalur tanjakan dan turunan tajam, juga berpotensi menimbulkan kerawanan apabila tidak berhati-hati.

Kapolres AKBP Ade Safri Simanjuntak menambahkan, untuk jalur-jalur rawan kecelakaan itu, pihaknya juga akan menerapkannya sebagai jalur tanpa ampun.

Semua pelanggaran yang berpotensi membahayakan pengendara lain atau menyebabkan kecelakaan, tidak segan akan langsung ditindak dengan pemberian sanksi tilang.

Wardoyo