JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Proyek RSUD Semanggi Dimulai Juni, Bangunan Enam Lantai Tanpa Basement

Proyek RSUD Semanggi Dimulai Juni, Bangunan Enam Lantai Tanpa Basement

40
BAGIKAN
Joglosemar | Dok
ilustrasi proyek

SOLO – Proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Semanggi akan mulai dikerjakan setelah review detail engineering design (DED) selesai dan sudah masuk proses lelang.

Nantinya RSUD Semanggi akan dibangun tanpa basement, karena kontur tanah di sana tidak memungkinkan untuk dibangun basement.

“Sudah mau proses dibangun. Itu nanti tidak ada basement untuk parkir,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta, Siti Wahyuningsih, Minggu (4/6/2017).

Kendati tidak ada basement namun akan tetap dibangun untuk lokasi parkir kendaraan. Untuk bangunan tetap seperti rencana awal dengan dibangun enam lantai, untuk gedung dan fasilitas rumah sakit, seperti Instalasi Pembuangan limbah ataupun gas medis.

Jadi adanya rancangan yang berubah karena tidak ada basement tidak berdampak dan secara keseluruhan tetap sesuai rencana awal. “Itu tetap enam lantai tidak berubah. Itu nanti untuk parkir di lantai 1, gedung itu sendiri dan fasilitas rumah sakit sesuai Peraturan Menteri Kesehatan,” sambungnya.

Nantinya RSUD Semanggi sekitar 80-90 persen kamarnya untuk kelas 3, 2, dan 1. “Kita lebih memprioritaskan warga yang kurang mampu, yang VIP tetap kita sediakan. Untuk pelayanan tetap diberikan yang terbaik dan tidak membeda-bedakan pasien, ini nanti ada 200 tempat tidur karena selama ini kita sering kekurangan tempat tidur untuk pasien,” katanya.

“Anggaran itu sekitar Rp 200 miliar bukan Rp 100 miliar dan akan dibangun dengan sistem multiyears. Kita akan berkomunikasi dengan DPRD terkait masalah anggaran, itu kan proyek besar dan membutuhkan anggaran yang cukup besar,” paparnya.

Sementara itu Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo menyatakan ditargetkan jika Juni atau Juli mulai proses pembangunan. Karena itu sudah menjadi prioritas Pemkot untuk mendekatkan pelayanan kesehatan di masyarakat.

“Ini tergantung prosesnya lancar atau tidak. Diharapkan tahun 2019 nanti sudah bisa beroperasi, ke depan di tiap wilayah itu akan dibangun rumah sakit jadi, jadi warga bisa mendapatkan pelayanan dengan mudah, cepat dan terbaik,” tandasnya.

#Ari Welianto