JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Sebelum Lebaran, Beras Sejahtera untuk Warga Wonogiri Telah Terbagi

Sebelum Lebaran, Beras Sejahtera untuk Warga Wonogiri Telah Terbagi

13
BAGIKAN
Joglosemar | Aris Arianto
PASAR MURAH-Anggota Kodim 0728 Wonogiri ikut membantu menjual barang di pasar murah bersama Bulog dan paguyuban perantau Wonogiri, belum lama ini.

WONOGIRI—Beras sejahtera (Rastra) untuk warga Wonogiri khususnya bulan Mei dan Juni dipastikan akan tersalurkan sebelum Lebaran.

Hal itu bertujuan supaya kebutuhan beras untuk keluarga miskin (Gakin) menjelang Lebaran dapat tercukupi.

Kasubag Bina Produksi Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Wonogiri, Bambang Triyanto berujar, Rastra jatah Mei sudah disalurkan enam tahap sesuai pembagian kecamatan sejak 5 Juni lalu. Sedangkan jatah Juni akan disalurkan lima tahap berdasar pembagian kecamatan.

Menurut dia, Rastra untuk Jatisrono, Sidoharjo, Puhpelem, Girimarto, dan Baturetno telah disalurkan Rabu (14/6/2017). Sedang alokasi Pracimantoro, Bulukerto, Nguntoronadi, Giritontro, dan Ngadirojo sudah disalurkan Kamis (15/6/2017).

Sedangkan Jatipurno, Purwantoro, Jatiroto, Tirtomoyo, dan Selogiri dibagi Senin (19/6/2017). Selanjutnya, Wuryantoro, Wonogiri, Eromoko, Slogohimo dan Paranggupito disalurkan Selasa (20/6/2017).

“Tahap terakhir disalurkan ke Kismantoro, Manyaran, Karangtengah, Giriwoyo, dan Baturetno dilakukan Rabu (21/6). Jumlah penerima rastra tercatat 74.740 keluarga penerima manfaat (KPM) dengan total beras mencapai 1.121.100 kilogram perbulan,” kata dia, Senin (19/6/2017).

Kepala Dinsos Wonogiri Suwartono mengatakan, tahun ini jumlah warga penerima Rastra di Wonogiri bertambah cukup banyak.

Kondisi itu terjadi setelah data penerima lama, yakni sebanyak 70.569 keluarga, diverifikasi dan divalidasi berdasarkan musyawarah desa/kelurahan.

Hasil verifikasi dan validasi dari Pemkab dan BPS disinkronisasi dituangkan dalam basis data terpadu (BDT) menjadi 74.740 penerima.

Mengantisipasi harga Sembako menjelang Idul Fitri, Bulog Divre III Surakarta telah menggelar pasar murah di tujuh kecamatan di Wonogiri. Hal itu dilakukan bersamaan dengan adanya program stabilitas pangan dari pemerintah pusat.

“Pasar murah Sembako ini kami adakan menggandeng Kodim 0728 Wonogiri dan Pakari (paguyuban keluarga perantau Wonogiri) ” beber Korda Bulog Divre III Surakarta, Nugroho.

Menurut dia, pasar murah Sembako tersebut berlangsung di tujuh kecamatan yakni Kismantoro, Girimarto, Ngadirojo, Manyaran, Nguntoronadi, Batuwarno dan Giritontro.

“Sesuai program Bulog yakni menciptakan stabilitas pangan kami berharap menjelang hari raya ini harga sembako tidak bergejolak,” ujar dia.

Ditambahkan dia, sasaran pasar murah adalah keluarga kurang mampu yang selama ini sekaligus sebagai penerima Rastra.

Pasar murah yang digelar menyediakan berbagai kebutuhan pokok, mulai dari gula pasir, beras premium, minyak goreng dan bawang merah. Dari sisi harga memang bersaing ketimbang dengan harga di pasaran umum.

Di pasar murah beras dijual seharga Rp8.000–Rp9.000 per kilogram, minyak goreng dijual Rp11.000 – Rp12.000 per kilogram, gula pasir Rp 12.000 per kilogram dan harga bawang merah Rp 8.000 per kilogram.

Aris Arianto