Tragis, Ditinggal Lebaran, Ruko Milik Guru SMPN di Sragen Dikuras...

Tragis, Ditinggal Lebaran, Ruko Milik Guru SMPN di Sragen Dikuras Komplotan Maling

490
Kondisi ruko milik Ketua IGI Soloraya, di kalijambe usai dikuras komplotan pencuri, Rabu (28/6/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN–  Ruko milik Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI)  Soloraya,  Johan Wahyudi di wilayah Kalijambe,  disatroni komplotan pencuri,  Rabu (27/6/2017) dinihari. Ruko dua lantai yang terletak di jalan raya Karangjati, KM 3, Dukuh Niten,  Donoyudan,  Kalijambe itu dikuras habis isinya hingga nyaris tak tersisa.

Pelaku yang diduga berjumlah lebih dari satu itu ditengarai beraksi dengan memanfaatkan kondisi ruko yang difungsikan sebagai pusat pelatihan pendidikan atau Kantor Edu Training Center tersebut dan kebetulan tidak berpenjaga itu.

Kondisi ruko yang belum ditempati dan masih dalam rencana pengembangan, kian membuat pelaku leluasa mengobrak-abrik isi ruko.

Aksi pencurian diketahui kali pertama oleh Johan sendiri ketika menengok kali pertama usai lebaran, Rabu (28/6/2017) pagi.  Saat membuka pintu ruko,  ia dikejutkan dengan kondisi pintu yang sudah rusak dan tidak terkunci.

Baca Juga :  Mengharukan, Petani Yang Tewas Dilindas 2 Pelajar Ternyata Ekonomi Tidak Mampu. Anaknya Masih Kecil-Kecil..

“Ternyata pintu dari dalam sudah jebol. Kelihatannya bekas dicongkel pakai linggis. Jendela bagian belakang samping juga sudaj jebol bekas congkelan,” papar Johan,  kepada Joglosemar,  Rabu kemarin.

Ia menuturkan saat dilakukan pengecekan,  isi ruko sudah habis semua.  Dari barang perabot kecil hingga barang berukuran besar semua sudah raib digasak pelaku.

Johan menguraikan dari pendataan,  cukup banyak barang yang digondol pelaku.  Ada kulkas 2 pintu, 2 spring bed, magic cor besar, 2 blender besar, 5 tabung gas 3 kg, kompor gas, 2 tikar panjang, 5 dus barang pecah belah dan lain-lain.

Ia menduga pelaku berjumlah lebih dari satu dan beraksi lebih dari satu kali dan menggunakan mobil. Pasalnya pencurian baru diketahui sejak ia terakhir kali menengok ruko 20 Juni silam. Perabot yang digondol juga ada yang berukuran besar seperti spring bed.

Baca Juga :  Penganut Embrio Ormas Radikal di Sragen disebut Sudah Mencapai Ratusan Orang. Begini Pola Rekrutmennya. .

“Kerugian ditaksir lebih dari Rp 10 juta. Memang belum saya tempati,  tapi di dalam sudah banyak perabot.  Yang lantai dua sudah difungsikan sebagai Edu Training Center, yang lantai bawah rencananya mau saya rintis warung wedangan, ” urainya.

Pria yang juga Wakasek Kesiswaan SMPN 2 Kalijambe itu menguraikan ruko itu kali terakhir ia kunjungi pada 20 Juni sebelum Lebaran. Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek setempat yang langsung ditindaklanjuti dengan olah TKP kemarin.

Kasubag Humas Polres Sragen,  AKP Saptiwi mewakili Kapolres, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

“Kerugian sekitar Rp 10 jutaan lebih. Ada beberapa barang elektronik, perabot hingga peralatan rumah tangga” paparnya.  Wardoyo

Advertisements
BAGIKAN