JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Nasional Tuan Rumah Porprov Jateng 2018, Solo Tak Berminat Rekrut Atlet Luar Kota

Tuan Rumah Porprov Jateng 2018, Solo Tak Berminat Rekrut Atlet Luar Kota

141
Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
Ratusan atlet yang berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2013 lalu, saat mengikuti Pengukuhan atlet Kontingen Solo di Balaikota Solo

SOLO – Kota Solo tak tertarik mendatangkan atlet senior guna mendulang medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2018 mendatang.

Berstatus sebagai tuan rumah, Solo siap memaksimalkan atlet yang ada untuk merebut juara umum dari tangan kota Semarang.

Hal ini diungkapkan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Solo, Gatot Sugihartono. Kini, semua pengurus kota terus diajak koordinasi untuk mematangkan persiapan menuju ajang empat tahunan yang dimulai Oktober 2018 mendatang.

“Kita tidak akan rekrut atlet dari luar daerah. Pilih murni hasil binaan sendiri saja. Biar atlet lokal yang selama ini sudah latihan mendapat kesempatan untuk tampil,” terang Gatot saat ditemui di Kantor KONI Solo, komplek Stadion Manahan, Senin (12/6/2017) siang.

Gatot mengatakan, setelah Solo ditunjuk sebagai tuan rumah Porprov Jateng 2018 menggantikan Kota Tegal, ada banyak atlet luar daerah yang ingin merapat.

Bahkan, atlet Solo yang sebelumnya pindah ke Tegal pun menyatakan ketertarikan untuk kembali ke Solo.

Gatot berharap apa yang dilakukan kota Solo juga dilakukan kontingen lain. Pasalnya, bila perpindahan atlet terus mendapat dukungan, hal ini bisa menjadi kebiasaan buruk bagi sang atlet maupun pengurus olahraga.

“Ada yang mau gabung kami tolak. Yang mau balik ke Solo pun kami tolak. Biar tidak jadi kebiasaan. Kami ingin fair play. Tidak memaksakan jadi juara dengan cara-cara yang curang,” tegasnya.

Terkait jumlah kontingen, pihaknya masih menunggu laporan dari KONI Jateng terkait cabang olahraga apa saja yang akan dipertandingan di Porprov Jateng 2018.

Yang pasti, kata dia, jumlah kontingen tahun depan akan lebih banyak dari Porprov Jateng 2013 di Banyumas lalu.

Nofik Lukman Hakim

BAGIKAN