JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Waspadai Potensi Kebakaran saat Libur Lebaran

Waspadai Potensi Kebakaran saat Libur Lebaran

19
BAGIKAN
Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani
ilustrasi

SOLO – Potensi bencana kebakaran pada masa libur Lebaran dinilai tinggi. Pusat kuliner menduduki posisi tiga teratas potensi kebakaran.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surakarta, Gatot Sutanto mengatakan setidaknya ada tiga kawasan rawan bencana kebakaran pada masa libur Lebaran antara lain, pusat kuliner, rumah kos dan kawasan padat penduduk. “Kawasan kuliner yang paling rawan,” kata dia belum lama ini.

Lanjutnya, potensi bencana kebakaran di kawasan padat penduduk juga tinggi. Faktor kelalaian  manusia sangat berpengaruh. Menurut Gatot, seringkali terjadi kebakaran lantaran pemilik rumah lalai, meninggalkan kompor saat tengah memasak.

“Seringkali ada yang ninggal masakannya sebentar, entah ke warung atau aktivitas lain. Kelihatannya sepele tapi mengundang malapetaka,” imbuhnya.

Selain dua kawasan tersebut, potensi kebakaran juga rawan terjadi di kawasan indekos. Bencana kebakaran terjadi karena hubungan arus pendek.

Tidak jarang hal ini dipicu lalainya penghuni meninggalkan rumah kos dalam kondisi alat elektronik masih terhubung dengan sumber listrik.

Gatot meminta masyarakat mewaspadai potensi kebakaran tersebut. Libur Lebaran diharap tidak membuat masyarakat terlena dan meninggalkan rumah tanpa memastikan keamanan.

“Kami mengimbau agar masyarakat waspada, dan lebih hati-hati. Kabel-kabel peralatan elektronik sekiranya tidak dipakai dicopot, saat memasak jika mau pergi meskipun sejenak kompor dimatikan,” ujarnya.

Namun demikian, kejadian kebakaran selama bulan Ramadan saat ini tergolong turun dibanding tahun lalu. Pada Ramadan tahun ini bencana kebakaran hanya ada tiga kejadian.

#Arief Setiyanto