JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen 17 Desa di Sragen Digelontor Rp 4 Miliar untuk Proyek Ini

17 Desa di Sragen Digelontor Rp 4 Miliar untuk Proyek Ini

760
BAGIKAN
Ilustrasi proyek. Foto : Dok

SRAGEN—Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen melalui Bidang Cipta Karya melansir sebanyak 17 desa bakal digelontor proyek penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (pamsimas) tahun 2017 ini.

Proyek pengadaan sumur untuk sarana air bersih warga itu menelan anggaran senilai Rp 4 miliar lebih dari APBN dan APBD.

Kepala DPU Sragen Marija melalui Kabid Cipta Karya, Sugeng Himawan mengungkapkan, 17 desa itu tersebar di beberapa kecamatan.

Di antaranya Desa Pringanom, Tenggak, Tangkil, Kliwonan, Karanganyar, Bumiaji, Jatibatur, Jurangjero, Kaloran, Karangmalang, Kedungwaduk, Mojodoyong, Pilang, Plupuh, Sambirejo, dan Sribit.

Nominal anggarannya berkisar Rp 245 juta plus incash 20 persen untuk jenis pamsimas I, dan Rp 275 juta untuk kategori pamsimas II dan III. Dari 17 titik itu, lima di antaranya dari sumber dana APBD dan 12 lainnya dari APBN.

“Semua titik itu sudah selesai lelang tinggal pelaksanaan. Tapi semua proses lelang hingga pengerjaannya dikelola lewat pemberdayaan masyarakat. Dinas tidak ikut campur. Kemarin sudah dilakukan pelatihan teknis,” ujarnya, Selasa (18/7/2017).

Diharapkan bantuan 17 pamsimas itu bisa melayani kebutuhan air bersih masyarakat di desa-desa yang selama ini masih termasuk kategori rawan air tersebut. Masing-masing titik minimal harus memberdayakan lebih dari 100 sambungan rumah (SR).

Di sisi lain, Sugeng juga menyampaikan, pengelolaan sumur pamsimas itu nantinya diserahkan kepada desa melalui kepengurusan yang sudah dibentuk.