JOGLOSEMAR.CO Berita Utama 25 Kelompok Digelontor Hibah Ternak Rp 1,9 Miliar

    25 Kelompok Digelontor Hibah Ternak Rp 1,9 Miliar

    51
    BAGIKAN
    BANTUAN HIBAH—Wabup Karanganyar Rohadi Widodo menyerahkan secara simbolis bantuan hibah ternak dari APBD kepada kelompok penerima, Rabu (5/7). Foto : Wardoyo

    KARANGANYAR—Pemkab Karanganyar menggelontorkan bantuan hibah ternak untuk 25 kelompok penerima senilai total Rp 1,9 miliar. Satu kelompok terpaksa ditunda karena belum mengumpulkan buku rekening yang disyaratkan untuk pencairan.

    Penyerahan bantuan disampaikan secara simbolis oleh Wabup Karanganyar Rohadi Widodo di aula Bank Jateng, Rabu (5/7/2017).

    Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Karanganyar Sumijarto mengungkapkan, 25 kelompok ternak di Karanganyar menerima bantuan hibah Rp 50 juta-Rp 100 juta per kelompok.

    Mereka tersebar di Desa Brujul dan Sroyo, Kecamatan Jaten, dua kelompok di Desa Bejen dan Popongan, Karanganyar Kota, dua kelompok di Desa Ngemplak, Kecamatan Karangpandan, dua kelompok di Desa Kaliboto dan Gentungan, Kecamatan Mojogedang.

    Kemudian tiga kelompok di Desa Kaling, Wonolopo, dan Karangmojo, Kecamatan Tasikmadu, lima kelompok di Kecamatan Jatiyoso, lima kelompok di Kecamatan Jenawi, dan masing-masing satu kelompok di Kecamatan Kerjo, Ngargoyoso, Jumapolo, dan Jatipuro.

    “Seharusnya 26 kelompok, tapi satu kelompok di Blulukan, Colomadu belum mengumpulkan rekening. Dia minta tunai. Kalau tidak menggunakan rekening ya tidak bisa cair, karena aturannya begitu,” ungkap Sumijarto.

    Setiap kelompok nantinya dapat membeli 3-6 ekor sapi dengan asumsi harga satu ekor sapi Rp 15 juta. Pemkab memiliki alokasi Rp 7,265 miliar untuk program bantuan hibah kelompok ternak pada 2017 ini. Bantuan itu akan disalurkan kepada 142 kelompok.

    “Tahap berikutnya ada 31 kelompok. Kami mewaspadai pemohon tinggal di Karanganyar tetapi KTP dari luar. Ada yang seperti itu dan kami pending,” terangnya.

    Sementara, dalam sambutannya, Wabup Rohadi Widodo meminta setiap kelompok ternak penerima bantuan tertib dan komitmen mengelola bantuan.

    Menurutnya, bantuan itu salah satu upaya Pemkab untuk ikut menyejahterakan masyarakat. Dia berharap Disnakan mengawasi dan memastikan penerima bantuan tepat sasaran.

    “Harapan kami produktivitas ternak di Karanganyar semakin meningkat. Ini juga bisa menjadikan warga mandiri energi melalui pemanfaatan limbah ternak. Silakan dikelola sebaik-baiknya,” pesannya.

    Rohadi mengingatkan penerima bantuan untuk tertib memenuhi ketentuan. Dia memberikan contoh uang hasil penjualan ternak hibah tidak boleh dibelikan barang kebutuhan sesaat. Dia berharap kelompok penerima bantuan membeli hewan ternak lagi setelah ternak bantuan tersebut laku dijual.

    Wardoyo