JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar 80 Armada Taksi Uber Mulai Serbu dan Sosialisasi di Karanganyar. Simak Infonya..

80 Armada Taksi Uber Mulai Serbu dan Sosialisasi di Karanganyar. Simak Infonya..

246
BAGIKAN
SOSIALISASI UBER- Sejumlah pengurus dan anggota armada taksi online “Uber” saat memberikan selebaran dan panduan cara memesan taksi Uber di arena CFD Karanganyar, Minggu (30/7/2017). Joglosemar/Wardoyo

KARANGANYAR– Meski masih memicu pro kontra di wilayah Solo, kehadiran jasa transportasi berbasis online dengan label “Uber” agaknya kian tak terbendung. Bahkan, armada taksi online berlabel “Uber” sudah melakukan penetrasi pasar ke wilayah eks Karesidenan Surakarta bagian selatan dan timur, termasuk di wilayah Karanganyar.

Hal itu terlihat dari kegiatan sosialisasi yang dilakukan pihak Uber di arena Car Free Day (FCD) di Karanganyar, Minggu (30/7/2017). Dalam kegiatan sosialisasi itu, sejumlah anggota dan pengurus Uber terlihat membagikan selebaran, pamflet hingga memandu beberapa masyarakat yang ingin menggunakan jasa taksi online berbasis Uber.

Ketua Uber Pos Area Timur-Selatan, Anjas Parwoto mengungkapkan kegiatan sosialisasi itu diselenggarakan sebagai bagian untuk memeringati HUT Kemerdekaan RI. Namun lebih dari itu, sosialisasi juga sengaja digagas untuk merespon tingginya harapan masyarakat yang selama ini masih mengeluh kesulitan mengorder taksi online Uber.

“Seperti hari ini kita sosialisasi di Karanganyar memang ingin memberitahukan ke masyarakat bahwa Uber sudah on di Karanganyar. Kalau saya membawahi area Timur-Selatan meliputi Jaten, Karanganyar, Semanggi, Solobaru, dan Sukoharjo. Ada sekitar 80 armada yang sudah siap dan akan stand by memberikan pelayanan kepada customer selama 24 jam on,” paparnya Minggu (30/7/2017).

Menurut Anjas, penetrasi Uber ke wilayah Solo Timur itu juga sebagai jawaban tingginya antusiasme warga pusat kota kabupaten, utamanya di Karanganyar Kota, yang selama ini masih merasa kesulitan untuk mendapatkan jasa transportasi online yang cepat. Hal itu diketahui
dari beberapa customernya yang kadang mengaku kesulitan untuk mendapat transportasi yang cepat datang serta bertarif terjangkau.

Lewat sosialisasi itu, pihaknya juga ingin menyampaikan pembenahan dari armada Uber yang sekarang lebih mudah diorder dan menjamin tidak ada customer yang terlantar. Menurutnya jika dalam radius 2 km sudah terlihat ada armada yang standbye, maka armada akan segera merapat begitu ada customer yang memesan.

Perihal kehadiran transportasi online yang masih memicu pro kontra, Anjas memastikan sejauh ini untuk layanan di Karanganyar dan area timur selatan, menurutnya relatif tidak ada masalah. Pasalnya, untuk pangkalan taksi terdekat berada di Jaten, sedangkan selama ini banyak customer atau masyarakat di Karanganyar kota masih kesulitan mengakses layanannya.

“Saya rasa enggak masalah. Karena pangkalan taksinya kan adanya di Jaten. Selama ini customer di wilayah Kota juga sering mengeluh kadang kalau order lewat telepon juga lama, belum lagi perhitungan tarifnya. Makanya kehadiran Uber ini juga untuk membantu masyarakat juga yang ingin cepat mengorder jasa transportasi dengan tariff yang lebih
ekonomis,” tukasnya. Wardoyo