JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Aksi Bejatnya di Parkiran RSUD Sragen Terekam CCTV, Pria Ini Akhirnya...

Aksi Bejatnya di Parkiran RSUD Sragen Terekam CCTV, Pria Ini Akhirnya Diringkus Polisi

7360
BAGIKAN
Rekaman CCTV pelaku kejahatan

SRAGEN– Tim POlsek Sragen sukses meringkus pelaku pencurian sepeda motor milik pengunjung di parkiran RSUD Sragen, Selasa (25/7/2017). Menariknya, pelaku yang sudah beraksi menggasak motor Honda Vario pada Sabtu (22/7) itu, berhasil ditangkap berkat bantuan rekaman CCTV yang ada di lokasi parkiran.

Pelaku yang dibekuk itu diketahui bernama Dwi Suryanto (33) warga Dukuh Kembangan RT 23/11, Desa Mojorejo, Karangmalang. Tersangka dibekuk setelah menggasak sepeda motor Honda Vario AD 2471 QY milk Pinto Saputro (30), warga Kampung Teguhjajar RT 8/2, Plumbungan, Karangmalang.

Informasi yang dihimpun di Mapolres, Dwi mencuri sepeda motor milik korban yang diparkir di parkiran RSUD Sragen pada Sabtu (22/7/2017) pukul 12.00 WIB. Saat itu ia mengendarai sepeda motor Suzuki Thunder warna biru.

Namun, saat beraksi, tersangka berhasil lolos tanpa bisa terdeteksi oleh petugas pengamanan maupun petugas parkiran setempat. Kasus pencurian itu baru gempar setelah korban melaporkan hilangnya sepeda motornya ke Polsek Sragen sesaat setelah kejadian.

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP Saptiwi mengungkapkan berbekal laporan korban itu, tim dari Polsek Sragen Kota langsung melakukan olah TKP dan mendalami rekaman CCTV di lokasi parkiran RSUD tempat sepeda motor hilang. Ternyata dari rekaman CCTV itu, terungkap bahwa pelaku terdeteksi mengendarai Suzuki Thunder dengan Nopol AD 5735 VY.

Dari informasi itu, tim kemudian melakukan koordinasi dengan Samsat Sragen untuk melacak identitas motor Thunder yang kemudian diketahui milik Suparno warga Purworejo RT 10/3, Desa Jurangjero, Karangmalang. Dari nama itu, kemudian dilakukan pencarian dan menurut keterangan Suparno sepeda motor itu sudah dijual tahun 2010 kepada seseorang
beralamat di Wonowongso, Sine, Sragen.

“Dari saksi pembeli asal Wonowongso itu kemudian diketahui motor Thunder itu sudah dijual ke seseorang tahun 2015 dan terakhir diketahui dibeli oleh Dwi Suryanto yang tak lain adalah tersangka. Dari informasi itu, kemudian dilacaklah ke rumah tersangka dan kemudian ditangkap oleh petugas,” paparnya Rabu (26/7/2017).

Dari lokasi rumah tersangka, tim menyita barang bukti diantaranya sepeda motor Suzuki Thunder yang digunakan untuk mencuri namun pelat nomornya sudah diganti pelat palsu. Kemudian diamankan sepeda motor Honda Vario hasil curian yang pelat nomornya juga diganti dengan pelat asli motor Thunder AD 5735 VY.

Lantas, satu buah STNK atas nama Pintu Saputro, dua buah helm, pelat nomor asli dari Honda Vario yakni AD 2471 QE, uang tunai Rp 620.000 dan satu buah dompet warna coklat berisi kartu identitas milik korban. Saat hilang, korban memang melaporkan di dalam motornya ada dompet berisi kartu identitas dan uang sejumlah Rp 1 juta.

“Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres,” jelasnya. (Wardoyo)